Suara.com - DPR RI akhirnya resmi menyetujui pemberian kewarganegaraan Indonesia terhadap 3 calon pemain Timnas Sepak Bola Indonesia yakni Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.
Hal itu disetujui dalam rapat paripurna yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Awalnya, Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir selaku pimpinan rapat menanyakan kepada seluruh anggota DPR RI yang hadir terkait pemberian kewarganegaraan terhadap 3 orang tersebut.
"Kami meminta persetujuan pada rapat paripurna hari ini apakah permohonan pertimbanhan pemberian kewarganegaraan republik atas nama tersebut dapat disetujui?," tanya Adies dalam rapat.
"Setuju," jawab kompak anggota yang hadir.
Kemudian Adies menyampaikan usai disetujui proses naturalisasi tersebut, maka semua akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Sebelumnya, Komisi XIII DPR RI setujui memberikan rekomendasi terhadap tiga pemain keturunan untuk dinaturalisasi. Mereka adalah Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.
Persetujuan ini dilakukan saat digelarnya rapat kerja Komisi XIII DPR RI bersama Kemenpora, PSSI di Gedung DPR RI, Rabu (5/3/2025).
Dalam rapat tersebut hadir Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Wakil Ketua Umum Zainudin Amali. Sedangkan dari Kemenpora dihadiri Wakil Menteri Taufik Hidayat.
Baca Juga: Berapa Gaji Ahmad Dhani? Anggota DPR RI Dikritik Gegara Pernyataan Soal Pemain Naturalisasi
Sebelum disetujui Komisi XIII, Komisi X DPR RI sudah lebih dulu menyetujui proses naturalisask terhadap 3 orang calon pemain timnas tersebut.
Setelah dibahas di Sidang Paripurna DPR RI, dokumen naturalisasi ketiga calon pemain Timnas Indonesia itu akan diajukan kepada Presiden RI untuk penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah WNI.
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Ahmad Dhani? Anggota DPR RI Dikritik Gegara Pernyataan Soal Pemain Naturalisasi
-
Adu Pendidikan Ahmad Dhani dan Verrell Bramasta, Beda Kelas Bahas Naturalisasi Dicibir Vs Dipuji
-
Pantas Gak Didukung Agnez Mo Jadi DPR? Usul Ahmad Dhani Nikahkan Pemain Naturalisasi Tuai Omongan
-
Hukum Tumpul ke Atas? Usulan Tak Tahan Politisi dan Pejabat Koruptor Tuai Kritik Tajam
-
Joey Pelupessy: Darah Indonesia Mengalir di Nadi Saya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal