Suara.com - Pemerintah Indonesia akan menetapkan 1 Syawal 1446 H atau Idul Fitri 2025 melalui sidang isbat, sidang yang menjadi penentu awal Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Sidang isbat merupakan forum resmi yang menetapkan dalil syar’i di hadapan majelis hakim untuk mengesahkan suatu peristiwa atau kebenaran yang terjadi.
Di Indonesia, sidang isbat lebih dikenal sebagai proses penentuan awal Bulan Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Tradisi itu telah dilakukan sejak tahun 1950 dan menjadi acuan utama bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dan hari raya.
Pelaksanaan sidang isbat tahun ini akan mengacu pada metode rukyatul hilal, dengan mempertimbangkan hasil pemantauan langsung serta perhitungan astronomis. Konfirmasi lapangan akan dilakukan di 99 titik pengamatan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pemantauan rukyatul hilal akan dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) di berbagai daerah, bekerja sama dengan Kemenag Kabupaten/Kota, Peradilan Agama, organisasi masyarakat (ormas) Islam, serta instansi terkait lainnya.
Lantas, kapan sidang isbat Hari Raya Idul Fitri 2025?
Sidang isbat biasanya dijadwalkan berlangsung pada akhir bulan Ramadan atau tanggal 29 Ramadan 1446 H. Tanggal itu bertepatan dengan 29 Maret 2025 karena puasa dimulai sejak tanggal 1 Maret.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025.
"Lebaran kita diprediksi tanggal 31 Maret 2025," ujar Nasaruddin Umar seusai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2025 yang digelar di Auditorium Mutiara STIK, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025).
Nasaruddin juga mengatakan bahwa kemungkinan besar perayaan Idul Fitri 2025 akan bersamaan dengan keputusan Muhammadiyah. Sebelumnya, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.
"Kita kemarin puasanya bareng, insyaallah nanti lebarannya juga bareng," katanya.
Namun, kepastian tanggal pasti 1 Syawal 1446 H akan ditentukan setelah sidang isbat yang dilakukan oleh pemerintah.
Lebaran Idul Fitri 2025 Muhammadiyah vs Pemerintah
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal puasa Ramadan dan Idul Fitri 2025 M/ 1446 H berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tertanggal 28 Januari 2025.
Penentuan awal Ramadan 1446 H dan Idul Fitri 1446 H dilakukan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.
Berita Terkait
-
Tak Semua ASN Bisa WFH, Ini Daftar Sektor Pelayanan Publik yang Wajib Masuk Kantor
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah
-
Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat
-
Zebra Cross Pac-Man: Kreativitas Warga atau Alarm Pemerintah yang Absen?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar