"Kami telah mempersiapkan berbagai layanan. Mulai dari layanan transaksi, SPBU, rest area hingga pengamanan," kata Direktur Utama PT BTB Toll, I Wayan Mandia.
Ia menyebutkan, persiapan menyambut arus mudik dan balik Lebaran, pengelola Tol Bakter mengaktifkan seluruh gerbang tol guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.
"Nanti kita aktifkan semua toll gate, agar arus kendaraan tidak menumpuk," kata Wayan.
Selain itu, lanjut dia, agar arus kendaraan pemudik tidak menumpuk di gerbang tol, pengelola juga akan mengaktifkan mobile reader.
"Jadi, arus kendaraan tidak menumpuk saat melakukan transaksi," tambahnya.
Lalin Tol Belmera Meningkat
Kondisi tidak jauh berbeda juga terpantau di ruas Tol Belawan Medan-Tanjung Morawa (Belmera). Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mengungkapkan Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) mengalami kenaikan lalu lintas (lalin) pada H-9 Idul Fitri 1446 H/2025 atau hari Sabtu, 22 Maret 2025.
"Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division melalui Representative Office 1 JNT mengalami kenaikan lalu lintas (lalin) pada H-9 Idul Fitri 1446 H/2025 atau hari Sabtu, 22 Maret 2025," ujar Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division Tyas Pramoda Wardhani di Jakarta, Minggu.
Terdata lalin di Ruas Tol Belmera pada hari Sabtu, 22 Maret 2025 yaitu 81.655 kendaraan atau meningkat 1,9 persen dibanding lalin kondisi normal yaitu 80.165 kendaraan.
Baca Juga: Pemudik Wajib Tahu! Ini Penyebab Ngantuk Saat Berkendara Jauh dan Cara Mengatasinya
Berdasarkan data tersebut, jumlah kendaraan yang menuju Kota Medan melalui Gerbang Tol (GT) Amplas sejumlah 19.738 kendaraan.
JNT mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan di jalan tol untuk dapat memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan.
Kemudian mempersiapkan perbekalan selama perjalanan (makanan, minuman, serta peralatan ibadah, obat-obatan pribadi), mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara penuh sebelum melakukan perjalanan, mengecek tarif tol dan mengisi saldo uang elektronik dengan cukup.
Selain itu, pengguna jalan tol juga direkomendasikan untuk melakukan pemilihan waktu dan rute perjalanan dengan baik salah satunya dengan menghindari perjalanan waktu puncak arus mudik dan balik.
JNT mendorong seluruh pengguna jalan tol untuk mengikuti aturan selama perjalanan dengan mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, disiplin dalam ketentuan berkendaraan serta dianjurkan untuk melakukan pengisian ulang (top up) uang elektronik melalui aplikasi Travoy atau di gerai top up yang tersedia di rest area serta menghindari top up di gerbang tol.
Bagi pengendara jalan tol yang akan menggunakan fasilitas rest area, dianjurkan tidak berlama-lama di rest area, maksimal 30 menit, menjaga kebersihan rest area serta memanfaatkan posko pelayanan kesehatan di rest area apabila memerlukan pengecekan kesehatan.
Berita Terkait
-
Pemudik Wajib Tahu! Ini Penyebab Ngantuk Saat Berkendara Jauh dan Cara Mengatasinya
-
Kenali Jenis Rest Area di Tol Trans Jawa, Biar Mudik Lebaran Gak Salah Masuk
-
Pedoman Ganjil Genap Tol Mudik Lebaran 2025, Jangan Sampai Tidak Tahu
-
Mudik Pantura 2025: Daftar Posko dan Tim Tanggap Darurat Siaga Lengkap dengan Lokasinya
-
Harga Tiket Sleeper Bus Rosalia Indah Mudik Lebaran 2025, Bisa Bobo Cantik di Perjalanan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung