Untuk diketahui kabar itu beredar di grup obrolan “APA KABAR PLUMPANG” pada Selasa (18/03/2025).
Penjelasan Faktanya
Melansir dari Turnbackhoax.id, hingga Senin (24/03/2025), unggahan itu telah mendapatkan lebih dari 26 tanda suka, 4 komentar dan telah dibagikan ulang 9 kali.
Website tersebut yang juga menyadur dari artikel Cek Fakta jateng.tribunnews.com, menyampaikan pemkot tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut.
Hal itu juga dipertegas oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Taufiq Muhammad. Ia menegaskan informasi tersebut bukan berasal dari Pemkot Solo.
“[Informasi itu] Hoax,” katanya saat dihubungi Senin (17/03/2025) lalu.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “Pemkot Solo mengadakan program tambal ban online gratis” merupakan konten palsu.
Pemkot Solo
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Ijazah dan Skripsi Joko Widodo Palsu?
Pemerintah Kota Surakarta, yang lebih dikenal sebagai Pemkot Solo, merupakan lembaga pemerintahan yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan Kota Solo, Jawa Tengah.
Dengan visi "Mewujudkan Surakarta sebagai kota budaya yang Modern, Tangguh, Gesit, Kreatif dan Sejahtera", Pemkot Solo berkomitmen untuk memadukan kekayaan budaya dengan kemajuan modern demi kesejahteraan masyarakat.
Inisiatif dan Program Unggulan
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkot Solo telah meluncurkan berbagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan infrastruktur kota, termasuk pembangunan jalan lingkar luar yang bertujuan mengurangi kemacetan lalu lintas.
Selain itu, Pemkot Solo aktif mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejak pandemi COVID-19 hingga pertengahan 2023, tercatat penambahan sekitar 11.000 UMKM baru di kota ini, dengan sekitar 3.000 di antaranya bergerak di sektor kuliner.
Targetnya, jumlah UMKM baru akan terus bertambah seiring dengan berbagai event dan kegiatan yang diselenggarakan di Solo.
Perencanaan Pembangunan Masa Depan
Menatap masa depan, Pemkot Solo telah merancang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2029 dengan enam poin prioritas.
- Menciptakan Sumber Daya Manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
- Membangun ekonomi yang kokoh, inklusif, dan berkelanjutan.
- Mengembangkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang adaptif dan modern berbasis digital.
- Menciptakan kondusivitas wilayah dan stabilitas ekonomi makro daerah.
Prioritas ini menunjukkan komitmen Pemkot Solo dalam mempersiapkan kota yang maju dan responsif terhadap tantangan zaman.
Pelayanan Publik dan Inovasi Digital
Untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat, Pemkot Solo telah meluncurkan platform Solodata.
Melalui platform ini, warga dapat mengakses berbagai data dan publikasi terkait Kota Solo dengan cepat dan akurat, mendukung terciptanya ekosistem informasi yang terbuka dan terpercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus