Kondisi tersebut menurut BMKG dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer di antaranya seperti aktifnya gelombang Kelvin, Ekuatorial Rossby, pergerakan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).
Yang saat ini berada di fase lima (maritime continent) hingga Bibit Siklon Tropis 92S di Samudera Hindia selatan Jawa maupun 96W di Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya dan labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal.
Dalam prakiraan BMKG sebelumnya diketahui hujan sedang – lebat berpotensi terjadi pada sejumlah wilayah Jawa Tengah, 23-27 Maret 2025.
Daerah Jawa Tengah bagian tengah, tepatnya di sekitar pegunungan diprediksi mengalami curah hujan tinggi pada periode dasarian III Maret sampai dasarian I April 2025. Bahkan, di sebagian wilayah Pantai Utara (Pantura) diprediksi akan terjadi banjir rob pada tanggal 29 Maret 2025.
BMKG juga mencatat curah hujan ekstrem terjadi di beberapa wilayah seperti di Kota Manado dan Minahasa.
Dengan curah hujan tercatat di Stasiun Klimatologi Minahasa Utara hingga 231 mm per hari, selain itu hujan ekstrem.
Juga tercatat pada tanggal 19 Maret 2025 di Kota Batam Kepulauan Riau dengan intensitas hujan mencapai 256 mm per hari.
PMI Siagakan Ambulans
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menyiagakan sebanyak 13 unit ambulans dan menurunkan 399 personel pada musim mudik Lebaran 1446 Hijriah.
Baca Juga: Modifikasi Cuaca di Jakarta Berakhir, Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi
Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, mengatakan tahun ini PMI Banten menurunkan sebanyak 399 personel.
Terdiri atas jajaran pengurus PMI kabupaten/kota dan provinsi, KSR (Korp Sukarela), TSR (Tenaga Sukarela), relawan, dokter, dan tenaga kesehatan.
"Untuk pelaksanaannya sudah dimulai sejak 23 Maret sampai 7 April 2025," katanya.
Sedangkan untuk lokasinya akan tersebar di 41 titik posko. PMI bergabung dengan posko-posko yang didirikan oleh pemerintah daerah bersama TNI dan Polri.
Selain 399 personel, PMI Banten juga menurunkan sebanyak 13 unit ambulans, lima unit ambulans jenazah, dan empat unit kendaraan operasional.
Ia berharap apa yang disiagakan PMI Banten bisa membantu pemerintah daerah bersama dengan TNI dan Polri di jalur mudik.
"Kegiatan ini memang rutin sudah dilaksanakan setiap tahun di acara hari besar, baik itu Natal, tahun baru, dan hari raya Idul Fitri," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?