Artefak tersebut mungkin dimasukkan ke dalam tumpukan kayu bakar untuk dibakar, meskipun para peneliti tidak menemukan sisa-sisa jasad manusia.
"Ini simbolis—bukan sekadar membuang sesuatu. Ini adalah sesuatu yang kita kenal dari Zaman Besi, saat orang-orang menghancurkan sesuatu secara ritual. Apa yang kita temukan di sini adalah dalam skala besar," kata Moore kepada Jack Blackburn dari London Times.
Secara keseluruhan, artefak tersebut bernilai $330.000 atau sekitar Rp 5,4 miliar.
Museum Yorkshire pun tengah meluncurkan upaya penggalangan dana untuk menyimpan barang-barang tersebut di Inggris.
Sementara itu, beberapa di antaranya akan dipajang di museum mulai minggu ini.
Invasi Kaisar Romawi Claudius ke Inggris: Awal Penaklukan Britannia
Kaisar Claudius memimpin Kekaisaran Romawi dari tahun 41 hingga 54 M.
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah invasi ke Inggris pada tahun 43 M, yang menandai awal dari penaklukan Romawi atas Britannia.
Sebelum invasi ini, Romawi telah mencoba menaklukkan Inggris di bawah pemerintahan Julius Caesar pada tahun 55 dan 54 SM, tetapi tidak berhasil menetapkan kendali permanen.
Baca Juga: Harta Karun Terpendam Afghanistan: Taliban Incar Triliunan Dolar dari Kekayaan Mineral
Claudius, yang naik takhta setelah pembunuhan Kaisar Caligula, membutuhkan kemenangan militer untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin.
Britannia, yang kaya akan sumber daya alam seperti logam dan bijih besi, dianggap sebagai target strategis dan ekonomi yang penting bagi Romawi.
Pelaksanaan Invasi
Pada tahun 43 M, Claudius mengirim pasukan besar yang terdiri dari sekitar 40.000 tentara, termasuk empat legiun utama, di bawah komando Aulus Plautius.
Armada Romawi menyeberangi Selat Inggris dan mendarat di wilayah yang kini dikenal sebagai Kent.
Pasukan Romawi menghadapi perlawanan dari berbagai suku lokal, terutama Catuvellauni, yang dipimpin oleh Caractacus dan Togodumnus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal