News / Nasional
Jum'at, 04 April 2025 | 13:55 WIB
Masjid Al Jabbar. [Dok. Antara]

- Tidak makan dan minum di area masjid

- Tidak tidur di area masjid

- Membawa plastik untuk menyimpan sepatu/sandal

- Tidak menginjak rumput

- Tidak berenang di kolam

- Tidak merusak fasilitas masjid

- Membuang sampah pada tempatnya

- Mengawasi barang pribadi dan anak-anak saat berkunjung

Dedi Mulyadi Ungkap Masjid Raya Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman

Pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Bandung kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, mengungkap sumber dana proyek tersebut.

Dalam unggahan di media sosial, Dedi menyebut bahwa masjid megah yang dibangun pada era Ridwan Kamil ini dibiayai melalui dana pinjaman dalam jumlah besar.

Dedi dan tim transisi Pemprov Jabar mengungkap bahwa proyek masjid yang berdiri di lahan 25,99 hektare ini menelan anggaran hingga Rp1,2 triliun.

Paling mengejutkan, sebagian besar dana berasal dari pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang totalnya mencapai Rp 3,4 triliun dan dibagi dalam dua termin.

Pinjaman PEN ini dibagi menjadi dua tahap, dengan termin pertama sebesar Rp2,2 triliun yang kini memasuki tahun keempat masa cicilan. Sementara termin kedua senilai Rp1,2 triliun baru akan lunas pada tahun 2029.

Dalam unggahan akun Instagram @bandungunfold, Dedi Mulyadi mempertanyakan sumber dana pembangunan masjid tersebut. "Oh jadi Masjid Raya Al Jabbar itu dibangun dari dana pinjaman?" tanyanya, dikutip dari Suara.com.

Load More