Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, juga mengonfirmasi kematian Farhat dan kedua anaknya dalam pernyataan resmi yang dirilis dari Gaza.
Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Israel menggempur wilayah Beirut selatan dan menewaskan seorang perwira penghubung Palestina dari Hizbullah, dalam eskalasi terbaru sejak diberlakukannya gencatan senjata antara Israel dan kelompok militan Lebanon itu.
Serangan di Beirut sebelumnya juga menewaskan empat orang, termasuk seorang perempuan, menurut laporan Kementerian Kesehatan Lebanon.
Para pemimpin Lebanon menilai serangan-serangan ini sebagai bentuk provokasi yang dapat memperparah ketegangan regional.
Namun Israel bersikeras bahwa operasi tersebut adalah respons atas tembakan roket yang belum diklaim oleh pihak manapun namun diyakini berasal dari wilayah Lebanon selatan.
Di bawah perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh PBB, Hizbullah diharuskan menarik pasukannya ke utara Sungai Litani dan membongkar infrastruktur militernya di selatan, sementara Israel diwajibkan menarik pasukannya ke luar Garis Biru, perbatasan de facto yang ditetapkan oleh PBB.
Namun hingga kini, Israel masih mempertahankan lima posisi militer yang mereka anggap “strategis,” melewati dua tenggat waktu penarikan.
Ketegangan antara Israel dan Hizbullah tetap tinggi sejak konflik terbuka yang pecah pada September lalu, dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda meskipun ada upaya gencatan senjata.
Perang antara Israel dan Hamas kembali pecah pada 7 Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Israel, menewaskan ratusan warga sipil dan tentara.
Baca Juga: Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Kosong? Israel Rebut "Zona Keamanan", Warga Takut Depopulasi Permanen
-
Israel Ancam Suriah: Campur Tangan Turki Jadi Alasan Utama?
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?
-
Israel Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Drone di Lebanon
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK