Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai Indonesia sebenarnya dapat melakukan perlawanan atau counter attack terhadap perang dagang dan kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan Amerika Serikat (AS).
Namun, untuk mengambil langkah tersebut diperlukan kekuatan diplomasi.
"Indonesia bisa melakukan semacam counter attack terhadap proposal atau keputusan executive order dari Donald Trump, tetapi apapun reaksi Indonesia, tentu hanya mungkin kalau ada kemampuan diplomasi," kata Rocky lewat akun YouTube Rocky Gerung Official dikutip Suara.com, Senin (7/4/2025).
Langkah diplomatik tersebut, kata Rocky, sebenarnya telah dilakukan beberapa negara Asia lainnya, seperti Vietnam, Malaysia dan Singapura.
"Apa yang bisa dilakukan Indonesia dan upaya untuk memikirkan itu tentu ada dua kegiatan, yaitu mempersiapkan peluang-peluang baru untuk memperkuat daya tarik internasional Indonesia, sekaligus meyakinkan Amerika bahwa Indonesia mampu bernegosiasi seperti yang dilakukan Vietnam, Malaysia, Singapura dan lainnya," ungkapnya.
Rocky juga menyarankan kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera menunjuk Duta Besar Indonesia untuk AS.
Posisi Dubes Indonesia untuk AS yang kosong sejak dua tahun terakhir itu menurutnya penting untuk segera diisi agar bisa melakukan negosiasi di tengah kondisi global yang semakin kompleks.
Lebih lanjut, Rocky mengungkap beberapa hal yang perlu dipertimbangkan Prabowo dalam memilih Dubes Indonesia untuk AS.
Bukan hanya sekadar pejabat diplomatik, menurutnya sosok yang dipilih harus dipastikan mahir bernegosiasi dan paham akan kondisi ekonomi global, geopolitik serta hukum internasional.
Baca Juga: ASEAN Harus Bersatu Lawan Tarif AS!
Ia pun merekomendasikan kepada Presiden Prabowo untuk menunjuk Dino Patti Djalal sebagai Dubes Indonesia untuk AS.
"Dino punya pengalaman, jaringan, dan pemahaman mendalam soal diplomasi. Dia bisa jadi model atau standar minimal. Kalau ada yang lebih baik, tentu bagus," ungkap Rocky.
Rocky mengatakan bahwa perang dagang dan kebijakan tarif resiprokal AS merupakan ujian penting bagi Pemerintahan Prabowo saat ini.
Apabila berhasil melalui ujian tersebut dengan strategi diplomasi yang kuat, dia yakin Indonesia berpotensi kembali menjadi negara pemimpin di Kawasan ASEAN dan menjadi aktor utama dalam percaturan geopolitik Indo-Pasifik.
Peran Penting Dubes
Sebelumnya, Institute for Development of Economics and Finance atau INDEF juga menilai pemerintah perlu segera menunjuk Dubes Indonesia untuk AS, agar bisa menjembatani negosiasi terkait kebijakan terbaru tarif impor Presiden Donald Trump.
Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef Andry Satrio Nugroho menuturkan, dibutuhkan tokoh yang profesional dan berpengalaman untuk posisi tersebut karena penting untuk memperjuangkan kepentingan nasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Sunscreen Purbasari untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Kandungan dan Review Pembeli
-
BRI x REI Expo Semarang 2026 Tawarkan Promo KPR Bunga Mulai 1,75%, Wujudkan Rumah Impian
-
Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas
-
Apa Merek Cushion yang Populer dan Mudah Ditemukan di Indonesia? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review
-
Menggugat Sindrom Fashion Blindness: Saat Konten OOTD Mengabaikan Etika Sosial
-
Gajah Tunggal Siapkan GitiXcursion RT Ban SUV untuk Berbagai Medan di GIIAS 2026
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
5 Tips Feng Shui Meja Kerja agar Karier Makin Bersinar, Perhatikan Posisinya
-
PTBA Jual 21,1 Juta Ton Batu Bara di Semester I 2026, Pasokan ke PLN Tetap Jadi Prioritas
-
Review A Little White Lie: Romansa Penuh Rahasia dengan Plot Twist Berlapis