Penangkapan dan Perlawanan
Tiga hari setelah pencurian, polisi berhasil melacak jejak para pelaku. Mereka dibekuk di sebuah rumah di Kampung Hamberang Sabrang, Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.
Penangkapan berlangsung pada Kamis (3/4) dini hari.
Ketiganya bukan orang baru di dunia kriminal. Mereka adalah mantan penghuni Rutan Tangerang dan Rutan Lebak.
Lokasi operasi mereka pun cukup luas, mulai dari Serang, Tangerang, Lebak, hingga Bogor dan Bekasi.
Yang bikin ngeri, saat hendak ditangkap, mereka melawan petugas. Karena dianggap membahayakan, polisi pun melakukan tindakan tegas dan terukur.
Masih Ada yang Berkeliaran
Polres Serang saat ini masih memburu dua pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam jaringan curanmor ini.
Mereka diduga punya peran strategis—baik sebagai eksekutor maupun penadah lainnya.
Baca Juga: Cukup dari Rumah! Begini Cara Bayar Pajak Motor Online Lewat HP
“Kasus ini masih dalam pengembangan. Kami tidak berhenti di tiga tersangka saja,” tegas Kapolres Condro.
Ibarat Tambal Ban, Dendam Tak Selesaikan Masalah
Cerita ini jadi pengingat bahwa dendam bisa bikin orang hilang akal.
Dari sekadar marah karena teman dipenjara, seseorang bisa terdorong untuk melakukan tindakan kriminal yang justru membuat hidupnya semakin rumit.
Alih-alih menyelesaikan masalah, mereka malah menambah daftar panjang pelanggaran hukum dan harus kembali berurusan dengan aparat yang sama.
Siklus yang sebenarnya bisa diputus, kalau saja ada kesadaran untuk berhenti dan memulai hidup baru.
Kejadian ini bukan cuma tentang pencurian motor, tapi juga soal bagaimana pentingnya pengawasan dan keamanan, bahkan di tempat yang kelihatannya aman seperti masjid.
Dan bagi masyarakat, ini juga jadi pengingat. Jangan pernah menyimpan dendam sampai buta arah, karena efeknya bisa lebih jauh dari yang dibayangkan.
Dan buat pihak kepolisian, ini jadi tantangan tersendiri untuk terus meningkatkan pengawasan, termasuk saat kegiatan ibadah.
Motor dinas bukan sekadar kendaraan, tapi juga simbol kehadiran negara—dan kalau simbol itu saja bisa jadi sasaran, jelas para pelaku tak punya rasa takut lagi terhadap hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
4 Moisturizer Lokal Beras untuk Kunci Kulit Glowing dan Plumpy Setiap Hari
-
Dukung Transportasi Publik, BRI Palu Bangun 10 Unit Halte untuk Masyarakat
-
Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
-
Kepala Robek 3 Jahitan, Pelajar di Palmerah Dibacok 4 Orang Bercelana Sekolah
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Perry Warjiyo Mundur: Jangan Sampai Bos Baru BI Mudah Disetir Politisi!
-
Berapa Harga Parfum Ahmed Al Maghribi? Ini 5 Variannya yang Paling Wangi
-
BRI Danareksa Ungkap Dua Saham yang Harganya Berpotensi Naik
-
Mana yang Lebih Dulu, Concealer atau Foundation? Ini Urutan Makeup yang Benar