Suara.com - Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari ruas jalan sekitar Kawasan Gelora Bung Karno atau GBK, Jakarta,l Sabtu (12/4/2025).
Imbauan disampaikan untuk mengantisipasi agar tidak terjebak macet di tengah adanya konser penyanyi asal Korea Selatan, Taeyeon SNSD dan laga big match Liga 1 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya.
Wakil Direktur Lalu Lintas atau Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono menyarankan bahwa masyarakat khususnya pengguna jalan untuk menggunakan alternatif rute lain.
"Kami mengimbau masyarakat agar menghindari area GBK dan mencari rute lain karena ada konser SNSD Korea dan aktivitas suporter," jelas Argo kepada wartawan, Sabtu (12/4/2025).
Sebagai upaya memecah kepadatan volume kendaraan, rekayasa lalu lintas di sekitar GBK telah disiapkan. Namun rekayasa lalu lintas tersebut menurut Argo bersifat situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan
"Sementara kita optimalkan penggelaran personel," tuturnya.
Konser bertajuk 'TAEYEON CONCERT-The TENSE in JAKARTA' akan digelar di Indonesia Arena GBK, Jakarta, pada Sabtu, 12 April 2025 hari ini.
Main gate rencananya akan dibuka mulai pukul 10.00 WIB. Sementara fans baru bisa diperkenankan masuk ke hall konser pukul 13.00 WIB.
Di saat bersamaan laga pekan ke-28 Liga 1 2024-2025 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK pada Sabtu, 4 April 2025 malam.
Baca Juga: Prediksi BRI Liga 1 Persija vs Persebaya 12 April 2025: Tensi Panas Semua Wajib Menang
Laga big match tersebut diprediksi berlangsung penuh antusias sebab Persija akan bermain di depan pendukungnya Jakmania setelah sebelumnya terkena sanksi bermain tanpa penonton.
Ribuan personel kepolisian telah disiapkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyebut kekuatan personel yang dikerahkan mencapai 2.819 personel.
"Kekuatan pengamanan 2.819 personel," kata Susatyo kepada wartawan, Sabtu (12/4/2025).
Susatyo memastikan personel yang dikerahkan untuk melakukan pengamanan tidak akan dilengkapi dengan senjata api.
Dilarang Bawa Sajam
Sementara penonton dilarang membawa senjata tajam, petasan, hingga minuman beralkohol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!