Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan, jika pihaknya menemukan dokumen yang menyatakan Oriental Circus Indonesia (OCI) merupakan unit bisnis Pusat Koperasi Angkatan Udara (Puskopau) TNI AU.
Sirkus OCI sendiri sedang jadi sorotan usai eks pemain sirkusnya curhat mendapat dugaan eksploitasi dan penyiksaan.
Hal itu disampaikam Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam RDPU Komisi XIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2025).
Atnike awalnya membeberkan dalam rapat soal penyelidikan dan hasil rekomendasi Kommas HAM pada 1997 terkait laporan dugaan penganiayaan eks pemain sirkus OCI.
Komnas HAM membenarkan jika dahulu pihaknya sudah melakukan koordinasi ke pimpinan OCI agar bisa mencegah tindakan pelanggaran HAM.
Tak sampai di situ, Atnike rupanya juga menyampaikan jika pihaknya juga menemui bukti administrasi atau dokumen yang menyatakan kepemilikan OCI merupakan unit bisnis Puskopau TNI AU.
"Komnas HAM juga menerima SK nomor Skep/20/VII/1997 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan Prosesedur Pusat Operasi Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma yang pada Pasal 10 huruf A terkait unit usaha jasa niaga umum milik Puskopau salah satunya sirkus," kata Atnike dalam rapat.
Ditemui usai rapat, Atnike mengungkapkan, jika pihaknya memang menemukan surat keterangan badan hukum, bahwa OCI merupakan unit usaha Puskopau.
"Oh itu ada surat keterangan yang ditemukan oleh Komnas HAM terkait keterkaitan badan hukum Puskopau salah satunya kepemilikan atas sirkus," katanya.
Baca Juga: Komnas HAM Prihatin Eks Pemain Sirkus OCI Belum Dapat Pemulihan Fisik hingga Ekonomi
Kendati begitu, ia mengatakan, jika adanya hal itu merupakan catatan lama. Kasus yang ditangani Komnas HAM juga terjadi pada 1997, sehingga diperlukan penelusuran kembali atas adanya berbagai informasi terlebih soal Puskopau.
"Ini kan kasus yang sudah lama terjadi tahun 97 jadi ketika pengaduan itu dilakukan kembali pada tahun 2024 akhir tahun dan terus berlangsung sampai sekarang, maka kita perlu melakukan penelusuran kembali atas informasi yang sudah pernah diperoleh oleh Komnas HAM di periode lalu," beber dia.
Atnike juga mengaku akan melakukan klarifikasi kepada TNI AU terkait temuannya tersebut.
"Nanti akan kita tindaklanjuti berdasarkan informasi yang kita miliki kita akan tindaklanjuti hal-hal yang perlu diklarifikasi lebih lanjut," pungkasnya.
Sebelumnya, Komisi III DPR RI menerima aduan eks pemain sirkus dari Oriental Circus Indonesia (OCI) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/4/2025). Mereka mengaku hanya ingin mencari keadilan.
Dalam agenda ini Komisi III DPR memfasilitasi mereka beraudiensi dengan pihak Komnas HAM, Taman Safari, hingga Polda Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Komnas HAM Prihatin Eks Pemain Sirkus OCI Belum Dapat Pemulihan Fisik hingga Ekonomi
-
DPR Usul Dibentuk Tim Pencari Fakta Usut Dugaan Eksploitasi Eks Pemain Sirkus OCI
-
Belum Ada Titik Temu Kasus Dugaan Penyiksaan Eks Pemain Sirkus, Komisi III: Pening Pala Kita!
-
Jansen Manansang Buka Suara Soal Kasus OCI: Pemain Sirkus Sulit Diawasi
-
Ada Pelanggaran HAM Berat, Kuasa Hukum Eks Pemain Sirkus OCI Desak Kasus Dibawa ke Pengadilan HAM
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda