Profil Kelurahan Pagutan, Mataram
Kelurahan Pagutan adalah salah satu kelurahan yang terletak di wilayah Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Berada di jantung kota, Pagutan memiliki posisi strategis yang menghubungkan berbagai kawasan penting di Mataram, baik dari sisi pemerintahan, pendidikan, hingga ekonomi.
Secara geografis, Kelurahan Pagutan memiliki wilayah yang relatif datar, memudahkan pengembangan permukiman, fasilitas umum, dan pusat-pusat layanan masyarakat. Pagutan dikenal sebagai kawasan yang hidup dengan aktivitas sosial kemasyarakatan yang cukup tinggi.
Selain dihuni oleh warga lokal suku Sasak, kawasan ini juga dihuni oleh pendatang dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikan Pagutan sebagai miniatur keberagaman budaya di Kota Mataram.
Dari sisi ekonomi, masyarakat Pagutan banyak yang bergerak di sektor perdagangan, jasa, dan sebagian di sektor pertanian perkotaan.
Pagutan juga memiliki beberapa fasilitas pendidikan, kesehatan, dan rumah ibadah yang cukup memadai untuk melayani kebutuhan warganya.
Pemerintah Kelurahan Pagutan aktif menggalakkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk kegiatan UMKM, pembinaan karang taruna, hingga program sosial berbasis lingkungan.
Kehadiran aparatur yang berdedikasi, seperti sosok Aladi Pristiono yang mengabdi lebih dari 20 tahun, menjadi bagian penting dari pelayanan publik di Pagutan.
Baca Juga: Pro Kontra Emak-emak Tendang Makanan Kucing di Depan Rumahnya, Kalian Dukung Siapa?
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Pro Kontra Emak-emak Tendang Makanan Kucing di Depan Rumahnya, Kalian Dukung Siapa?
-
Asosiasi Sayangkan Kebijakan Gubernur DKI Tak Masukan Ojol Dalam Daftar Angkutan Umum Wajib Bagi ASN
-
Viral Transformasi Perubahan Fisik Pasangan Ini Tuai Sorotan, Kaya Beda Orang
-
Dedi Mulyadi Terenyuh Kisah Raka, Bocah SMP yang Setia Merawat Ayahnya Hingga Akhir Hayat
-
Viral! Ibu-ibu Santai Ngucek Baju di Kolam Saat Pembaptisan, Jemuran Lebih Penting!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas