Suara.com - Gubernur Pramono Anung mengusulkan sejumlah nama untuk mengisi posisi Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ke DPRD DKI. Mereka juga telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan pekan lalu.
Nama-nama yang diusulkan di antaranya, yakni M Fadjar Churmiawan sebagai Bupati Kepulauan Seribu, Hendra Hidayat sebagai Wali Kota Jakarta Utara, Munjirin sebagai Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar sebagai Wali Kota Jakarta Selatan, dan Augustinus sebagai Sekretaris DPRD.
Pramono menyatakan bahwa nama-nama tersebut merupakan sosok profesional yang mampu menjalankan tugas dengan baik karena kompetensi dan pengalamannya.
"Jadi dalam memilih terus terang orang-orang yang akan bertugas sebagai wali kota, kepala dinas, kepala biro, saya memilih secara profesional," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/4/2025).
Ia juga memastikan pengusulan nama ini melibatkan sejumlah pihak seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Biro Kepegawaian, dan DPRD.
"Seperti yang saya katakan, saya memang orang yang bisa bekerja dengan siapapun. Maka kenapa kemudian di dalam memilih itu tentunya melibatkan institusi yang berwarna di dalam sendiri maupun di luar balai kota," jelasnya.
Pramono pun memastikan pertimbangan nama-nama itu bukan karena urusan personal atau kepentingan politik.
Ia menegaskan bahwa dirinya mengutamakan penilaian terhadap kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.
"Hampir semua yang kita pilih, kita akan tetapkan, mudah-mudahan tidak ada persoalan yang bersifat personal," ungkapnya.
Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Resmikan Masjid Jakarta Garden City
Selain itu, ia juga menyatakan bahwa orang-orang yang dipilih sudah berdasarkan pada pendalaman, bukan terkait dengan politik.
"Karena hal yang menyangkut pendalaman secara perorangan itu juga kami lakukan. Pendalaman secara perorangan bukan orang yang secara politik pilihannya apa nggak," katanya.
Uji Kelayakan
Sementara itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menilai bahwa proses seleksi calon wali kota di Jakarta telah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan di DPRD DKI.
Meski begitu, ia mengemukakan bahwa nantinya keputusan akhir tetap bergantung pada kewenangan Gubernur Pramono Anung.
"Uji kelayakan itu penting, tapi jangan lupa bahwa keputusan final tetap ada di tangan gubernur," ujar Djarot dalam keterangannya pada Minggu, 4 Mei 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal