Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengangkat M Anwar sebagai Wali Kota Jakarta Selatan di Balai Agung, Balai Kota Jakarta pada Rabu 7 Mei 2025.
Ia menggantikan Munjirin yang dimutasi menjadi Wali Kota Jakarta Timur.
Lahir pada 28 Mei 1966, Anwar menapaki karier birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak akhir 1990-an.
Ia mengawali pengabdiannya sebagai staf di Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Tahun 2003, Anwar dipercaya menjadi Kepala Sub Bagian Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perpasaran.
Dua tahun berselang, ia naik jabatan menjadi Wakil Camat Tanah Abang, sebuah kawasan strategis di Jakarta Pusat.
Kemudian, Anwar diangkat sebagai Camat Cempaka Putih (2008–2011) dan kemudian Camat Senen (2011–2013).
Pada 2013, ia beralih ke wilayah administratif lain dan dipercaya menjadi Asisten Perekonomian dan Administrasi Kota Jakarta Selatan.
Setahun kemudian, ia kembali ke timur Jakarta sebagai Sekretaris Kota Jakarta Timur.
Baca Juga: Dilantik Pramono sebagai Wali Kota Jaktim, Munjirin Punya Utang Rp2,7 Miliar
Anwar kemudian menjalani penugasan penting sebagai Wakil Bupati Kepulauan Seribu (2015–2017).
Selepas itu, ia diangkat Gubernur saat itu, Anies Baswedan, menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Timur dan tidak lama berselang naik menjadi Wali Kota Jakarta Timur pada 2018, jabatan yang diembannya hingga tahun 2024.
Menjelang akhir 2024, ia ditunjuk sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Permukiman—peran yang selaras dengan pengalamannya dalam penataan wilayah.
Hanya beberapa bulan kemudian, pada Mei 2025, Anwar kembali ke jajaran wali kota dengan penunjukannya sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.
Anwar juga rutin memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang disampaikan pada 7 Maret 2025 dan telah diverifikasi secara administratif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan laporan tersebut, Anwar tercatat memiliki kekayaan kotor sebesar Rp8.433.316.670.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal
-
Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik
-
Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH
-
Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RI-Korea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis