Suara.com - Ketua Umum GARDA Indonesia, Igun Wicaksono menyebut aksi para ojek dan taksi online unjuk rasa besar-besaran pada Selasa 20 Maret 2025 mendatang akan berlangsung lebih keras dari demonstrasi sebelumnya.
Selama aksi berlangsung, pihaknya juga mengimbau para pengemudi alias driver ojol untuk tak bekerja dan mematikan aplikasi 24 jam penuh.
Igun mengatakan, imbauan untuk mematikan aplikasi ini bersifat persuasif atau ajakan semata. Kendati demikian, peserta aksi disebutnya menuntut agar ajakan ini dipenuhi sebelum dilakukan tindakan lebih "memaksa".
"Mungkin akan diberikan arahan persuasif untuk tidak aktifkan aplikasinya," ujar Igun kepada Suara.com, Jumat (16/5/2025).
"Namun apabila arahan imbauan persuasif masih juga tidak mau ikuti, maka kami serahkan kepada tim lapangan untuk membuat keputusan langsung di lapangan," lanjutnya.
Igun mengaku ingin aksi ini berlangsung secara masif dengan jumlah peserta yang membludak. Hal ini dilakukan agar pemerintah mau mendengar apa yang menjadi aspirasi dan tuntutan massa aksi.
Sebab, sudah berulang kali para ojol menggelar demonstrasi serupa, pemerintah disebutnya tak juga memenuhi apa keinginan mereka.
"Karena bagi kami GARDA sudah tidak ada lagi aksi damai, sudah bertahun-tahun dari 2022 aksi damai selalu diremehkan perusahaan aplikasi maupun pemerintah," katanya.
"Maka pada aksi GARDA hari Selasa 20 Mei 2025, GARDA akan lebih keras aksinya tidak ada damai," tambahnya.
Baca Juga: Massa Ojol Bakal Gelar Aksi di Ibu Kota Buntut Kebijakan Aplikator, Jakarta Terancam Macet Parah
Sebelumnya diberitakan, sejumlah elemen ojek online (ojol) berencana melakukan aksi besar-besaran pada Selasa (20/5/2025) mendatang.
Diperkirakan akan ada ribuan pengemudi ojol dan taksi online yang melakukan aksi ini di Jakarta.
Ketua Umum Garda Indonesia, Igun Wicaksono mengatakan ribuan ojol dan taksi online yang datang berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bodetabek, Banten, hingga Lampung dan Palembang.
Aksi yang akan berlangsung di kawasan Istana Negara, Kompleks Parlemen, dan Gedung Kementerian Perhubungan ini disebutnya akan mengakibatkan kemacetan parah.
"Akan sangat besar kemungkinan sebagian Jakarta akan lumpuh karena kemacetan panjang, sehingga kami mohon maaf dari jauh hari apabila ada masyarakat terjebak kemacetan dan terganggunya kegiatan masyarakat," ujar Igun kepada Suara.com, Jumat (16/5/2025).
"Kami mohon masyarakat pengguna jalan sekitar lokasi-lokasi Aksi Akbar 205 untuk menyesuaikan jam melintasnya agar tidak terjebak kemacetan," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Massa Ojol Bakal Gelar Aksi di Ibu Kota Buntut Kebijakan Aplikator, Jakarta Terancam Macet Parah
-
Viral Penumpang Heran, 5 Kali Naik Ojol Drivernya Lulusan S2: Serius Negara Ini Gapapa?
-
GoTo Malu-malu Dilamar Grab, Mahar Sampai Rp115 Triliun?
-
Ojol Terancam, ASN DKI Wajib Naik Angkot Tiap Rabu
-
Geruduk Kemnaker, Driver Ojol Beberkan Kerugian dari Layanan Grab Hemat
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi