Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memilih enggan berkomentar terlalu banyak mengenai isu yang beredar terkait bakal bergabungnya Presiden ke-7 Joko Widodo ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bahlil mengaku tidak elok apabila mencampuri urusan internal partai lain.
"Itu kan, mohon maaf. Saya kan Ketum Partai Golkar, nggak boleh mengomentari partai lain ya," kata Bahlil setelah pembukaan Diklat Kader AMPG di DPP Golkar, Senin 19 Mei 2025.
Sebelumnya diberitakan, kedekatan antara Jokowi dengan Partai Golkar kerap menimbulkan beragam spekulasi.
Salah satunya kemungkinan bergabungnya Jokowi dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Namun hal tersebut dibantah Dewan Pimpinan Pusat Pro Jokowi (DPP Projo).
Kala itu, Sekjen Projo Handoko hanya mengatakan bahwa Jokowi sudah menjadi Presiden Indonesia selama dua periode, sehingga sangat layak memimpin sebuah partai.
"Ya 'kan begini, Pak Jokowi sudah jadi presiden dua kali. Kalau soal memimpin apanya yang kurang Pak Jokowi? Ya 'kan," kata Handoko di Jakarta, Kamis 7 November 2024.
Meski begitu, Handoko mengaku tidak mengetahui mengenai desas-desus yang berkembang mengenai rencana Jokowi akan menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
Baca Juga: Jokowi Lirik Kursi Ketum PSI, Peluang dan Tantangan di Depan Mata
"Saya tidak tahu, benaran tidak tahu, Projo juga belum tahu dan saya pikir bukan wilayah kami, jadi saya belum terinformasi apa-apa soal itu," ujarnya.
Termutakhir, Jokowi mulai disebut-sebut melirik kursi Ketua Umum PSI. Bahkan kepada awak media, ia mengaku sedang mengalkulasi kemungkinan dirinya mendaftar sebagai Ketua Umum PSI.
Namun ia tak ingin terburu-buru mengambil keputusan, mengingat masa pendaftaran masih tersedia cukup panjang hingga 18 Juni 2025.
"Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut, saya kalah," ucap Jokowi.
Selain itu, saat disinggung kemungkinan bersaing dengan putra bungsunya yang kini menjadi Ketum PSI, Kaesang Pangarep, ia hanya berkelakar bahwa calon lain kemungkinan tidak akan mendaftar jika dirinya maju.
“Kalau saya mendaftar mungkin yang lain nggak mendaftar. Mungkin,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra