Suara.com - Sebuah inovasi menarik muncul dari Dinas Perkebunan Kabupaten Cirebon melalui pembentukan Tim Kerohanian.
Salah satu program unggulan tim ini adalah penerapan arisan kurban, yang tujuannya untuk memudahkan pegawai melaksanakan ibadah kurban saat Hari Raya Idul Adha.
Lantas, apakah Islam memperbolehkan arisan kurban?
Program ini dilaksanakan dengan cara mengumpulkan iuran sebesar Rp 1.000 per pegawai setiap bulan. Dana yang terkumpul nantinya digunakan untuk membeli hewan kurban.
Jika hanya cukup untuk membeli tiga ekor kambing, maka akan dipilih tiga orang peserta arisan untuk melaksanakan kurban atas nama masing-masing secara bergiliran.
Inisiatif ini tak hanya menunjukkan semangat gotong royong, tetapi juga mengangkat nilai kebersamaan dalam melaksanakan ibadah.
Meski demikian, banyak yang mempertanyakan bagaimana hukum arisan kurban dalam Islam, terutama apakah mekanismenya sesuai dengan ketentuan syariat.
Dalam Islam, prinsip muamalah sangat fleksibel selama tidak bertentangan dengan hukum syariat, seperti larangan riba dan gharar (ketidakpastian).
Menurut para ulama fikih, dikutip dari website resmi Muhammadiyah, arisan kurban dapat dikategorikan sebagai akad muamalah berbentuk simpan-pinjam sukarela ('an taradhin) yang sah selama dilakukan dengan kesepakatan dan tanpa paksaan.
Lewat musyawarah, tiga orang peserta ditetapkan sebagai shahibul kurban. Artinya, mereka yang ditunjuk benar-benar dianggap memiliki hewan kurban secara sah dan bukan atas nama kolektif.
Ini penting karena menurut syariat, hewan kurban untuk kambing hanya sah jika atas nama satu orang, bukan beramai-ramai seperti pada sapi atau unta.
Sementara itu, dana iuran yang terkumpul secara kolektif bukanlah bentuk riba ataupun jual beli fiktif, melainkan infak bersama yang dimanfaatkan untuk tujuan ibadah.
Hal itu sejalan dengan prinsip gotong royong yang dijunjung tinggi dalam Islam dan masyarakat Indonesia.
Allah SWT menegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 261:
"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui."
Berita Terkait
-
Terbangun Cemas Setelah Mimpi Gigi Copot? Ternyata Ini Maknanya dalam Islam
-
Menguak Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa dan Islam, Pertanda Perubahan?
-
Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha
-
Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!
-
Sebar Qurban 2025: Menjangkau 202 Ribu Penerima di 130 Kota dan 9 Negara
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Pagi Kelabu Warga Jakarta Selatan: Macet dan Genangan Jadi Ujian Kesabaran di Awal Pekan
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026