Suara.com - Fenomena joki gagal bayar (galbay) pinjaman online (pinjol) tengah jadi perhatian publik, terutama bagi masyarakat yang terjebak utang pinjol.
Para joki ini mengaku bisa membantu melunasi utang tanpa perlu membayar, hanya dengan menyerahkan data pribadi dan biaya jasa di awal.
Namun di balik janji manis tersebut, ada bahaya besar yang mengintai.
Di berbagai media sosial, seperti Facebook dan WhatsApp, banyak ditemukan grup-grup yang menawarkan jasa joki pinjol. Mereka menjanjikan solusi instan untuk masalah utang pinjol, bahkan mengklaim mampu menghapus nama debitur dari daftar hitam SLIK OJK.
Tak sedikit masyarakat yang tergiur, terutama mereka yang mengalami gagal bayar (galbay) dan khawatir didatangi debt collector.
Bagi sebagian debitur yang sudah putus asa, tawaran ini terdengar seperti penyelamat. Namun, kenyataannya justru sebaliknya.
Alih-alih menyelesaikan masalah, penggunaan joki galbay pinjol bisa memperparah situasi dan membawa konsekuensi hukum yang serius.
Dikutip dari berbagai ulasan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan peringatan tegas terkait maraknya penipuan berkedok jasa joki pinjol.
Dalam unggahan akun resmi @ojkindonesia, OJK menyebut ada setidaknya empat bahaya utama yang mengintai masyarakat yang menggunakan jasa ini:
Penyalahgunaan data pribadi, KTP, nomor rekening, hingga foto selfie bisa disalahgunakan untuk membuat akun pinjol baru tanpa sepengetahuan korban.
- Risiko Penipuan
Setelah membayar jasa, banyak korban justru tetap ditagih oleh pinjol dan nama mereka tetap tercantum di SLIK OJK.
- Hilangnya kendali atas pinjaman
Debitur tidak tahu siapa yang memegang akses akun dan data finansial mereka.
- Tarif mahal dan tidak masuk akal
Berita Terkait
-
10,62 Juta Orang Indonesia Berebut Kerja, Pinjaman Online dari Lulusan Muda Melonjak Drastis
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
951 Pinjol yang Resahkan Masyarakat Ditutup, Modusnya Lewat Aplikasi dan Situs
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Viva Gold Whitening Serum Aman untuk Bumil? Ini Petunjuk Resmi dan Manfaatnya
-
Asuransi Kesehatan dari Kantor Bisa Berakhir Saat Pensiun, Ini yang Perlu Disiapkan
-
5 Aplikasi untuk Belajar Menggambar di iPad, Pemula Wajib Tahu
-
Penyebab Laba Bersih ADRO Meroket 76,84% di Semester I/2026
-
Terapi Stem Cell Kian Dikembangkan, Menjangkau Pengobatan Pengapuran Sendi hingga Kebutuhan Estetika
-
Cara Menentukan Shade Skin Tint agar Hasil Tidak Abu-Abu, Ini 6 Tips Memilihnya
-
Auto Glowing! 5 Booster Toner Korea untuk Kulit yang Tampak Lebih Sehat
-
Mahasiswa hingga Ibu Rumah Tangga Rebutan Jadi Relawan MotoGP Mandalika, Apa Menariknya?
-
Kata-kata Pertama Raja Haakon VIII, Raja Norwegia Baru
-
Tiga Tahun Kembangkan Rokok HS, Ini Kiat Sukses Owner M. Suryo: Inovasi dan Semangat Berbagi