Sugiono mengatakan dengan semua potensi -populasi ASEAN yang mencapai 660 juta penduduk, menjadikan ASEAN sebuah kekuatan ekonomi yang besar, selain memiliki berbagai komoditas yang bisa saling diperdagangkan dan itu menjadi kekuatan ekonomi sendiri yang jika dilihat secara jumlah lebih besar daripada kawasan lain di belahan dunia lain.
Selain itu, Sugiono mengatakan ada juga pembahasan keanggotaan tetap Timor Leste di ASEAN. Sejak 2004, negara tersebut mengajukan diri sebagai anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.
Secara politik, menurut Sugiono, para pemimpin ASEAN sepakat menerima Timor Leste sebagai anggota. Tentu saja proses berjalan untuk Timor Leste dapat menjadi anggota tetap, dan diharapkan pada KTT ASEAN ke-47 di Filipina, Timor Leste sudah menjadi anggota penuh ASEAN.
Dalam intervensinya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan agar ASEAN juga mempertimbangkan keanggotaan bagi Papua Nugini, yang juga telah mengajukan untuk menjadi anggota ASEAN sejak 2018.
Dari sesi Retreat Pemimpin ASEAN, ia mengatakan pembahasan menyangkut Myanmar. Langkah apa yang sepatutnya diambil untuk menyelesaikan konflik yang ada di sana.
Selain itu, ia mengatakan juga ada pembahasan bagaimana ASEAN menghadapi situasi perubahan dan situasi geoekonomi yang terjadi di dunia saat ini.
Dalam KTT ASEAN ke-46 hari ini, ada juga pertemuan antara kepala negara dan perwakilan dari parlemen dari masing-masing negara ASEAN yang dilanjutkan dengan pertemuan “ASEAN Youth” dan komunitas bisnis.
“Tadi juga Presiden (Prabowo) sempat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Laos (Sanexay Siphandone) dan Perdana Menteri Singapura ( Lawrence Wong). Dalam pembicaraan bilateral itu beliau sampaikan perlu ada peningkatan kerja sama khususnya di sektor-sektor ekonomi, sehingga apa yang disampaikan dalam (sidang) pleno di KTT itu benar-benar bisa secara konkritterlaksana,” ujar dia.
Sedangkan untuk KTT ASEAN-Dewan Kerja sama Negara-negara Teluk (GCC) dan KTT ASEAN-GCC-China yang akan berlangsung pada Selasa (27/5), ia mengatakan bahwa semua ada pada posisi mengharapkan pertemuan tersebut bukan sekedar pertemuan saja tetapi lebih konkrit.
Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Malaysia Hadiri KTT ASEAN Ke-46
“Diharapkan kerja sama kawasan bisa meningkatkan tentu saja ekonomi masing-masing kawasan dan ada intensitas kerja sama,” ujar Sugiono.
Berita Terkait
-
Asnawi Akhirnya Undur Diri, ASEAN All Stars Belum Miliki Pemain dari Timnas Indonesia
-
Resmi! Asnawi Mangkualam Keluar dari Skuad
-
Heboh Eskalator Borobudur: Pemerintah Ungkap Alasan Di Balik Kunjungan Rahasia Macron!
-
BREAKING NEWS! Piala AFF 2026 Akan Menggunakan Wajah Baru
-
Soal Dugaan Intimidasi Penulis Opini Jenderal di Jabatal Sipil, Istana: Pemerintah Ingin Itu Dibina
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak