Suara.com - Setiap musim hujan, Siti Kholifah tak pernah benar-benar tenang. Atap rumahnya bocor, dinding belakang mulai retak, dan lantai tanah di dalam rumah kerap becek. Di Desa Patramanggala, Kabupaten Tangerang, kondisi serupa dialami banyak warga. Harapan untuk memiliki rumah yang layak tinggal nyaris pupus.
Namun pada Mei 2025, sebagian dari mereka mulai melihat perubahan. Lewat program bantuan sosial yang menyasar hunian tidak layak, 31 rumah di desa itu direnovasi. Rumah-rumah tersebut kini berdiri lebih kokoh, dengan struktur yang memadai dan sanitasi yang lebih baik.
“Saya tidak menyangka bisa punya rumah seperti ini. Dulu kalau hujan, tidur pun tidak tenang,” ujar Siti, saat ditemui di sela peninjauan lokasi oleh tim pelaksana program, Selasa (13/5/2025).
Selain bedah rumah, program juga mencakup pembangunan turap di Desa Tanjung Pasir, bantuan sarana ibadah di Karang Anyar, serta pendirian Pos Gizi untuk penanganan stunting.
Namun yang paling mencolok bagi banyak keluarga adalah hadirnya bus sekolah gratis yang mulai dipersiapkan untuk anak-anak di wilayah Teluknaga, Pakuhaji, dan Sepatan. Dengan kendaraan ini, anak-anak dapat pergi ke sekolah tanpa harus bergantung pada ojek atau berjalan jauh.
“Biasanya saya harus antar jemput sendiri naik motor. Sekarang bisa lebih tenang,” kata Rina, warga Pakuhaji yang anaknya duduk di bangku kelas 4 SD.
Menurut Direktur Estate Management ASG, Restu Mahesa, transportasi pendidikan merupakan salah satu titik krusial yang kerap luput dari perhatian.
“Kalau anak-anak bisa ke sekolah dengan aman dan rutin, itu membuka jalan untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Bagi sebagian besar warga, bantuan ini bukan semata soal perbaikan fisik. Rumah yang kokoh dan akses sekolah tanpa biaya memberi ruang untuk kembali merencanakan masa depan.
Baca Juga: Besok, Prabowo Ajak Presiden Macron ke Akmil Magelang: Pamer Prajurit Mahir Bahasa Prancis!
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh Agung Sedayu Group (ASG), bekerja sama dengan pemerintah desa dan warga setempat.
Renovasi Gratis Rumah Nelayan
Sebelumnya diberitakan, sejumlah rumah-rumah nelayan yang nyaris roboh di wilayah pesisir Teluknaga, Kabupaten Tangerang, akhirnya mendapatkan wajah baru. Para nelayan di Desa Tanjung Pasir dan sekitarnya mendapatkan bantuan renovasi gratis.
Bantuan dana CSR ASG itu diserahkan secara simbolis pada 24 April 2025 di Marketing Gallery PIK2. Dalam acara itu hadir juga oleh Camat Teluknaga, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, tokoh agama, hingga pengurus pondok pesantren.
Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
“Gelombang kedua ini melanjutkan komitmen kami yang sebelumnya telah direalisasikan pada tahap pertama. Bantuan ini kami tujukan untuk mendukung program-program sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat,” beber Direktur Estate Management AGS, Restu Mahesa, ditulis pada Kamis (1/5/2025).
Berita Terkait
-
Besok, Prabowo Ajak Presiden Macron ke Akmil Magelang: Pamer Prajurit Mahir Bahasa Prancis!
-
Lukisan Soekarno di Istana Bikin Salfok! Presiden Macron ke Prabowo: This Is Your?
-
Dampingi Prabowo Sambut Presiden Prancis di Istana, Gaya Didit saat Ngobrol Bareng Istri Macron
-
Memanas Imbas Skandal Judol, PDIP Sindir Budi Arie Tak Punya Malu: Harusnya Mundur!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi