Suara.com - Nama Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamananan (Polkam), Budi Gunawan (BG), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi perbicangan lagi usai eks Menkominfo Budi Arie diduga menuding kedunya terlibat memframing terkait kasus judi online.
Namun dalam konteks politik, bagaimana sebenarnya hubungan Budi Gunawan dengan PDIP pimpinan Megawati Soekarnoputri?
Menanggapi hal itu, Analis Politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Kristian Widya Wicaksono memberikan analisisnya.
Ia menyampaikan, jika BG secara historis memiliki kedekatan dengan PDIP. Terlebih pernah menjabat sebagai ajudan Megawati.
"Meskipun memiliki kedekatan historis dengan PDIP, termasuk pernah menjabat sebagai ajudan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Budi Gunawan secara resmi bukan kader PDIP," kata Kristian kepada Suara.com, Rabu (28/5/2025).
"Hal ini sudah pernah ditegaskan oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, yang menyatakan bahwa Budi Gunawan masuk kabinet atas kapasitas profesionalnya, bukan sebagai perwakilan partai," sambungnya.
Namun, Kristian menilai, jika BG sebenarnya memiliki peran yakni sebagai jembatan komunikasi antara PDIP dan pemerintahan Prabowo.
"Budi Gunawan sendiri sudah mengakui perannya dalam memfasilitasi pertemuan antara Prabowo dan Megawati, yang menunjukkan upaya menjaga komunikasi dan stabilitas politik nasional," katanya.
Apalagi, kata dia, PDIP tidak secara resmi menempatkan kadernya dalam kabinet, partai tersebut menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo melalui parlemen.
Baca Juga: Dampingi Prabowo Sambut Presiden Prancis di Istana, Gaya Didit saat Ngobrol Bareng Istri Macron
"Dengan demikian, keberadaan Budi Gunawan dalam kabinet dapat dibaca sebagai upaya menjaga keseimbangan politik dan memastikan komunikasi yang efektif antara PDIP dan pemerintahan Prabowo," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, secara keseluruhan, penunjukan BG sebagai Menko Polkam mencerminkan strategi politik yang menggabungkan profesionalisme dan pertimbangan politik.
"Meskipun bukan kader PDIP, perannya sebagai penghubung informal antara PDIP dan pemerintahan Prabowo dapat membantu menjaga komunikasi dan stabilitas politik nasional," katanya.
"Namun, penting untuk terus memantau perkembangan dan memastikan bahwa penunjukan ini benar-benar berorientasi pada kepentingan nasional dan bukan semata-mata pertimbangan politik sempit yang partisan," imbuhnya.
Jadi Jembatan
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan mengungkap suasana dan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada Senin (7/4/2025) lalu.
Berita Terkait
-
Prabowo: Indonesia Siap Akui Israel Sebagai Negara dan Buka Hubungan Diplomatik, Asal...
-
Hasan Nasbi Klaim Presiden Prabowo Telah Laksanakan Janji Kampanye: Kami Sudah Kerja Keras
-
Besok, Prabowo Ajak Presiden Macron ke Akmil Magelang: Pamer Prajurit Mahir Bahasa Prancis!
-
Lukisan Soekarno di Istana Bikin Salfok! Presiden Macron ke Prabowo: This Is Your?
-
Jaksa Dibekingi TNI-Polri: Penegakan Hukum atau Awal Militerisme?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam