Suara.com - Kepala Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, mengklaim bahwa pemerintahan Prabowo Subianto telah melaksanakan janji kampanye saat Pilpres 2024 lalu.
Hal itu dibuktikan dari berbagai program yang dijalankan pemerintah, hanya dalam waktu enam bulan pasca pergantian presiden. Hasan menekankan bahwa dalam enam bulan terakhir pemerintah telah sangat bekerja keras.
"Hal yang kita ingin tunjukkan di hadapan masyarakat Indonesia secara keseluruhan bahwa pemerintah memang sudah bekerja keras," kata Hasan saat acara public hearing yang diselenggaran PCO di Jakarta, Rabu (27/5/2025).
Hasan menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh kabinet Prabowo-Gibran bukan sekadar cepat, tapi “ngebut”. Istilah tersebut ia gunakan untuk menggambarkan percepatan kerja pemerintah dalam enam bulan pertama yang dinilainya sudah membuahkan banyak hasil.
Berbagai inisiatif dan proyek strategis mulai dijalankan dalam waktu singkat, sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo dalam memenuhi janji kepada rakyat setiap hari.
"Pemerintah sudah melaksanakan janji-janji kampanye, tidak lagi cepat, tapi ngebut. Ini ngebut, baru 6 bulan tapi mungkin sudah banyak sekali yang dikerjakan oleh pemerintah dibawah arahan Bapak Presiden Prabowo. Menteri-menteri bekerja dengan begitu semangat, luar biasa," kata Hasan.
Sambil berkelakar, Hasan menyebut sejumlah wakil menteri yang hadir dalam acara tersebut ada yang terlihat kurang istirahat akibat menjalankan berbagai program.
Sejumlah wamen yang hadir dalam acara itu ada Wamen Sosial Agus Jabo, wamen Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza, Wamen pertanian Sudaryono, serta wamen kesehatan Dante Saksono.
"Saya rasa Bang Jabo kelihatan kurang tidur karena kerja terus. Mas Dar (Sudaryono), karena masih muda kelihatan masih fresh, tapi juga kurang tidur itu pasti. Prof. Dante juga kerjanya luar biasa, menteri-menteri yang lain juga kerjanya luar biasa," tuturnya.
Baca Juga: Diungkap Menhan Sjafrie, Ini Sederet Obrolan Prabowo dan Macron di Istana
Sementara itu, menurut Hasan, peran PCO sendiri selama ini lebih sebagai fasilitator komunikasi, memastikan bahwa kerja keras para menteri dan Presiden bisa tersampaikan dengan baik kepada publik.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto membaca semua laporan dan catatan terkait pelaksanana program makan bergizi gratis (MBG).
Bahkan Prabowo mengetahui ada keluhan mengenai keterlambatan hingga ukuran menu yang dinilai terlalu kecil.
Hal itu disampaikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani usai menghadap kepala negara di Istana Kepresidenan Jakarta. Salah satu pembahasan dalam pertemuan dengan Prabowo adalah mengenai program MBG.
Muzani menyampaikan program MBG adalah sebuah langkah dan proposal yang sangat bagus. Meskipun diakui Muzani, MPR juga mengetahui ada beberapa catatan yang disampaikan oleh masyarakat.
"Tetapi catatan itu adalah upaya untuk perbaikan dan penyempurnaan dari pelaksanaan program Makan Siang Bergizi," kata Muzani.
Berita Terkait
-
Besok, Prabowo Ajak Presiden Macron ke Akmil Magelang: Pamer Prajurit Mahir Bahasa Prancis!
-
Lukisan Soekarno di Istana Bikin Salfok! Presiden Macron ke Prabowo: This Is Your?
-
Dampingi Prabowo Sambut Presiden Prancis di Istana, Gaya Didit saat Ngobrol Bareng Istri Macron
-
Diungkap Menhan Sjafrie, Ini Sederet Obrolan Prabowo dan Macron di Istana
-
Jaksa Dibekingi TNI-Polri: Penegakan Hukum atau Awal Militerisme?
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guru Besar USNI Soroti Peran Strategis Generasi Z di Tengah Bonus Demografi Indonesia
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina