Kegiatan tanam padi di Kabupaten Ngawi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melihat langsung kelancaran kebutuhan tanam petani dalam mewujudkan swasembada pangan, mulai dari ketersediaan pupuk, irigasi, hingga panen produksi yang baik.
Selain Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Ngawi kali ini Wapres Gibran juga disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.
Gibran menilai sebagai salah satu lumbung padi di Indonesia, Kabupaten Ngawi memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Pihaknya juga mengapresiasi atas capaian panen di Ngawi yang masuk daerah terbaik.
Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran bersama Mentan Amran Sulaiman turun ke sawah untuk menanam padi dengan mesin. Gibran diajari menyalakan mesin dan menjalankannya hingga berhasil menanam bibit padi satu lajur bolak-balik.
Ia bersama Mentan Amran, Gubernur Khofifah, dan Bupati Ngawi juga melakukan dialog dengan para petani yang hadir untuk mendengarkan kendala di lapangan terkait pupuk, bibit, irigasi, dan lainnya dalam upaya mewujudkan visi dan misi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan.
"Ini kerja keras bersama semua pihak. Saat ini Indonesia sudah memiliki stok beras hingga 3,9 juta ton. Itu luar biasa sekali dan tertinggi sepanjang sejarah. Banyak negara datang ke Indonesia tanya apa rahasianya, yang lain kekurangan, kita bisa surplus," kata Gibran sebagaimana dilansir Antara.
Dia juga mendengarkan paparan bupati setempat tentang upaya Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam meningkatkan produksi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan.
Pemkab Ngawi juga terus menambah luasan lahan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, yang salah satunya diwujudkan dengan penggunaan pupuk organik oleh para petani di Ngawi.
Wapres Gibran juga memberikan bantuan alsintan berupa combine (mesin panen padi), traktor, dan mesin tanam untuk kelompok tani di Ngawi.
Baca Juga: Warga Cakung Korban Gusuran Tagih Utang ke Pramono: Saya Sudah ke Gibran tapi Tak Ada Jawaban!
Setelah kegiatan penanaman padi di sawah, Wapres Gibran bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau pabrik penggiling padi PT Daya Tani Sembada di Dusun Alas Pecah, Desa Geneng, Kabupaten Ngawi.
Berita Terkait
-
Viral Gibran Tanam Padi Naik Mesin, Publik Salah Fokus Lihat Gayanya
-
Kala Raffi Ahmad Disuruh Potret Karyawannya Bareng Gibran Hingga Jokowi
-
Warga Cakung Korban Gusuran Tagih Utang ke Pramono: Saya Sudah ke Gibran tapi Tak Ada Jawaban!
-
Wapres Gibran Panen Kritikan Usai Tanam Padi Sambil Berjalan Maju, Padahal Ini Alasannya
-
Annisa Pohan Banggakan Prestasi AHY, Wapres Gibran Kena Sindir Publik
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat