Suara.com - Istri dari budayawan Emha Ainun Nadjib atau yang akrab dipanggil Cak Nun, Novia Kolopaking mengungkapkan kondisi terkini suaminya selama dua tahun belakangan. Kabar itu disampaikan Novia dalam sebuah video yang beredar di media sosial X (dulu Twitter).
Video berdurasi satu menit 36 detik itu diunggah oleh sebuah akun X @Ragil Se***. Dalam video itu memperlihatkan Novia Kolopaking menceritakan bagaimana ia bersama anak-anaknya bersama-sama menemani Cak Nun selama dua tahun belakangan ini.
"Saat ini Cak Nun masih harus bertapa, tirakat, istirahat menikmati kesendirian Cak Nun," ujar Novia Kolopaking dalam video tersebut.
Ia juga berharap, mudah-mudahan doa dari keluarga dan semua teman-teman selalu dipanjatkan kebaikan Cak Nun. Novia sekaligus berterima kasih sekali kepada teman-teman yang tetap setia selalu mendoakan Cak Nun.
Selain itu, atas nama keluarga, Novia juga memohon maaf yang sebesar-besarnya terutama dirinya dan anak-anak yakni Haya, Jembar dan Rampak. Di mana mereka saat ini dititipi oleh Allah untuk menemani Cak Nun secara langsung.
"Kami mohon maaf jika masih banyak sekali kekurangan kami dalam menemani Cak Nun dua tahun belakangan ini," katanya.
"Tapi insyaAllah setiap hari Cak Nun selalu bergembira, selalu stabil kondisinya, baik, dan selalu saya ceritakan kegiatan-kegiatan yang teman-teman lakukan kepada beliau dan alhamdulillah beliau senang," tambahnya.
Novia melanjutkan, bahwa ada satu yang dirinya yakin bahwa Cak Nun ingin sampaikan kepada semua yang menyayangi dirinya termasuk kepada semua orang di manapun berada.
"Saya yakin Cak Nun ingin sampaikan 'saya kangen'. Maturnuwun," ucap Novia sembari terlihat mimik wajah menahan air mata.
Baca Juga: Prediksi Cak Nun Viral Lagi: Utang Indonesia Menggunung pada 2025, Ada Menteri Undur Diri
Diketahui, pada medio Agustus 2023 lalu, Novia Kolopaking juga sempat mengungkap kondisi Cak Nun yang pada saat itu sudah sekitar 38 hari jatuh sakit dan dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Saat itu Novia menyebut kondisi Cak Nun sudah membaik.
Novia juga menyebut Cak Nun sudah bisa bisa diajak berkomunikasi dan bercanda. "Peralatan mesin juga sudah dilepas," ungkapnya, Sabtu (12/8/2023).
Saat itu dia juga mengungkapkan, Cak Nun sudah dua kali menjalani operasi akibat pendarahan di kepala bagian kanan. Jika sebelumnya hanya terjadi penyumbatan, namun kali ini terjadi pecah pembuluh darah yang membuat suaminya harus menjalani perawatan intensif.
"Doakan saja agar Cak Nun segera pulih, karena memang kondisinya belum 100 persen, meski terus menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatiannya," katanya.
Diketahui, Cak Nun dirawat di RSUP Dr Sardjito sejak Kamis (6/7/2023) lalu. Ia dibawa ke rumah sakit setelah mengalami pendarahan otak.
Sekilas Profil Cak Nun
Berita Terkait
-
Prediksi Cak Nun Viral Lagi: Utang Indonesia Menggunung pada 2025, Ada Menteri Undur Diri
-
Heboh Pagar Laut Misterius, Ceramah Cak Nun Viral Lagi: Kekayaan Negara Dikaveling
-
Profil 3 Pencemarah Kondang yang Diduga Pernah Diejek Gus Miftah, Ucapannya Pedih Semua!
-
Gus Miftah Diduga Olok-Olok Cak Nun, Singgung Pantat Lebih Terhormat dari Otak
-
3 Dai yang Diduga Pernah Diolok-olok Gus Miftah, Ada yang Disebut Pecicilan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka