Suara.com - Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang banyak dipilih masyarakat untuk mengisi libur panjang memperingati Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama selama 28 Mei hingga 1 Juni 2025.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah terlihat tingginya animo masyarakat selama periode tersebut Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyebutkan kalau arus keberangkatan sudah mulai padat sejak Rabu (28/5), dengan jumlah tiket terjual tercatat sebanyak 170.881 dari kapasitas 163.407 kursi, atau setara 105 persen.
"Okupansi yang melampaui 100 persen ini dimungkinkan karena sistem dinamis naik-turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang lintas perjalanan. Dengan skema ini, satu tempat duduk dapat dipakai oleh lebih dari satu penumpang dalam sehari,” kata Anne dalam keterangannya, ditulis Jumat (30/5/2025).
Adapun data penjualan tanggal 30 Mei tercatat hampir 90 ribu tiket terjual. Sementara itu, 31 Mei sebanyak 90.544 tiket dan 1 Juni: 109.294 tiket. Kendati begitu, Anne menyampaikan kalau data tersebut masib sangat dinamis.
“Angka ini masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung," imbuhnya.
Sejumlah kereta api tetap menjadi primadona masyarakat selama libur panjang ini, khususnya yang melayani rute menuju destinasi wisata favorit.
“Kereta api seperti KA Airlangga dan KA Sritanjung masih menjadi pilihan utama pelanggan karena menawarkan tarif ekonomis serta menghubungkan kota-kota besar dengan berbagai objek wisata unggulan,” tukas Anne.
Diketahui bahwa KA Sritanjung mlewati lintasan Lempuyangan – Ketapang. Sementara KA Probowangi melayani lintas Surabaya Gubeng – Ketapang. Kedua rute itu banyak diminati wisatawan yang biasanya hendak menuju destinasi seperti Banyuwangi, Kawah Ijen, dan Pantai Pulau Merah.
Anne menyarankan kepada masyarakat yang hendak berpergian ke luar kota menggunakan kereta api agar tidak membeli tiket secara mendadak. Masyarakat juga diimbau untuk hanya memesan tiket pada platform resmi.
"KAI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau laman web booking.kai.id, terutama untuk tanggal-tanggal favorit keberangkatan,” tambah Anne.
Menurutnya, kereta api tetap jadi pilihan favorit karena kenyamanan yang diberikan srlama perjalanan.
“Pilihan moda kereta api ini tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga memberi pengalaman perjalanan yang menyenangkan karena rute-rutenya menyuguhkan pemandangan indah, mulai dari pegunungan, persawahan, hingga garis pantai,” tambah Anne.
KAI melihat bahwa antusiasme pelanggan juga turut menggairahkan sektor pariwisata lokal.
“Kami berharap layanan kereta api dapat menjadi bagian dari momen liburan yang menyenangkan bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah tujuan wisata,” tutup Anne.
35 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 35.655 penumpang kereta api berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta dalam kaitannya dengan libur panjang Kenaikan Isa Almasih pada Kamis (29/5).
Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta merinci dari jumlah ini, sebanyak 11.859 penumpang berangkat dari Stasiun Gambir dan 16.122 penumpang dari Stasiun Pasar Senen.
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Film Jumbo Wajib Ditonton Saat Libur Panjang
"7.674 penumpang dari stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta, yaitu Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek," kata dia sebagaimana dilansir Antara.
Secara keseluruhan, total volume keberangkatan penumpang pada periode 27-31 Mei 2025 mencapai 124.397 penumpang.
Adapun PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan lima perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) tambahan pada 27-31 Mei 2025 untuk mengakomodasi peningkatan volume penumpang pada momen libur panjang ini.
Dengan adanya tambahan tersebut, total terdapat sekitar 76 perjalanan KA Jarak Jauh yang dioperasikan yakni 40 KA berangkat dari Stasiun Gambir dan 36 KA berangkat dari Stasiun Pasar Senen.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu memastikan kembali jadwal keberangkatan, nama kereta api, serta stasiun asal keberangkatan yang tertera di tiket," ujar Ixfan.
Dia juga mengingatkan beberapa ketentuan penting dalam perjalanan menggunakan kereta api yakni barang bawaan maksimum 20 kg per penumpang.
Jika melebihi ketentuan tersebut, maka akan dikenakan biaya tambahan sesuai aturan yang berlaku.
Ketentuan lainnya yakni penumpang dilarang membawa barang berbahaya dan terlarang selama dalam perjalanan.
Berita Terkait
-
BRI Siapkan Layanan Digital dan AgenBRILink untuk Kelancaran Transaksi Selama Libur Panjang
-
5 Alasan Kenapa Film Jumbo Wajib Ditonton Saat Libur Panjang
-
Jadwal Libur Panjang di Bulan Juni 2025, Berikut Tanggalnya
-
Libur Waisak, Pantai Lagoon Ancol Diserbu Pengunjung
-
Alasan Banyak Libur dan Cuti Bersama Bulan Mei 2025, Ini Daftar Lengkapnya!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI