Suara.com - Sebuah potongan video viral media sosial yang memuat pernyataan kontroversial dari Youtuber dan pengamat sosial, Guru Gembul.
Dalam salah satu konten videonya yang viral, ia secara terbuka menuding ada oknum ulama besar di tanah air yang terlibat dalam praktik korupsi masif, dengan aliran dana yang disebut-sebut diserahkan kepada istri keempatnya.
Pernyataan ini sontak memicu perdebatan sengit di kalangan warganet dan menjadi sorotan publik, mempertanyakan integritas sejumlah tokoh agama di Indonesia.
Tuduhan yang dilontarkan Guru Gembul tanpa menyebut nama ini sontak memantik diskusi di media sosial mengenai transparansi dan akuntabilitas dana umat yang dikelola oleh para pemuka agama.
Kutipan yang Memicu Polemik
Pernyataan tajam ini pertama kali mencuat dari sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Guru Gembul, yang dikenal sering membahas isu-isu sosial, politik, hingga keagamaan dengan gaya kritis.
Dalam video berjudul "Eps 771 | MENGGUGAT ULAMA DI INDONESIA. APA FAEDAH MEREKA HARI INI?", Guru Gembul secara gamblang mengkritik peran ulama di zaman sekarang.
Ia menyoroti fenomena di mana sebagian pemuka agama dianggap lebih fokus pada popularitas dan gaya hidup mewah ketimbang substansi ajaran. Puncak dari kritiknya adalah tudingan serius mengenai adanya praktik korupsi yang dilakukan oleh oknum yang ia sebut sebagai "ulama besar".
"Ada ulama besar di Indonesia yang melakukan korupsi besar-besaran, dan uang hasil korupsinya itu diserahkan kepada istri keempatnya," ujar Guru Gembul dalam video tersebut, sebuah kutipan yang dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X (sebelumnya Twitter).
Baca Juga: Viral Guru Gembul Diskakmat Ustaz Nuruddin: Trending di X, Jadi Bulan-bulanan Warganet
Salah satu akun X yang menggunggah potongan video Guru Gembul itu adalah @toe_gi***
"Kira-kira siapa ya, ustaz yang dimaksud. Tapi gue husnuzon saja, karena belum ada keterangan di media elektronik ataupun media sosial," tulisnya merujuk pada video Guru Gembul yang diunggahnya.
Guru Gembul berpendapat bahwa beberapa ulama atau dai bisa terjebak menjadi "hiburan spiritual", di mana mereka lebih berfungsi sebagai penghibur bagi jemaah daripada sebagai pembimbing spiritual sejati.
"Ketika kita mulai ngeliat ulama sebagai 'entertainer' yang tugasnya bikin kita ngerasa aman dan nyaman secara spiritual, itu bisa jadi jebakan," katanya.
Menurutnya, popularitas ini membuat mereka rentan terhadap godaan, termasuk penyalahgunaan wewenang dan dana.
Reaksi Publik dan Potensi Dampak
Berita Terkait
-
Jadi Stafsus, Deddy Corbuzier Kaget Dapat Sentimen Positif dari Pengguna Media Sosial
-
Viral Guru Gembul Diskakmat Ustaz Nuruddin: Trending di X, Jadi Bulan-bulanan Warganet
-
Pendidikan Guru Gembul, Tuai Kontroversi Usai Debat dengan Ustaz Nuruddin Tanpa Referensi
-
Adu Pendidikan Ustaz Nuruddin Vs Guru Gembul, Trending di X Usai Terlibat Debat Panas
-
Sejarah Terbentuknya Rabithah Alawiyah, Pencatat Keturunan Nabi Muhammad yang Gelar Debat Panas Guru Gembul
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan