Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terus memperkuat peran diplomasi parlemen dengan membangun komunikasi strategis bersama parlemen dari berbagai negara.
Langkah tersebut guna mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan modern.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin menyatakan, komunikasi dengan parlemen luar negeri merupakan bagian dari strategi soft diplomacy untuk menjaring peluang kerja sama internasional.
Baik dalam bentuk pertukaran pengetahuan, investasi, maupun penguatan kapasitas kelembagaan. Meskipun, kerja sama internasional yang dijembatani oleh DPRD tidak berdiri sendiri.
DPRD secara aktif berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Khususnya, Badan Kerja Sama Daerah dan Dinas-dinas teknis.
Sehingga setiap potensi kerja sama dapat selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Upaya membangun komunikasi dengan parlemen dunia merupakan bagian dari cita-cita menjadikan Jakarta sebagai global city.
Sebagai kota yang akan terus tumbuh meskipun status ibukota akan berpindah, Jakarta tetap memerlukan jejaring internasional yang kuat.
Hal itu dilakukan untuk menjaga daya saing dan kualitas hidup warga Kota Jakarta.
Baca Juga: DPRD Minta Rekrutmen PPSU Cuma Khusus Warga Ber-KTP Jakarta, Begini Reaksi Pramono Anung
Ke depan, DPRD Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memperluas kemitraan internasional yang strategis dan relevan dengan kebutuhan pembangunan kota.
Sekaligus memperkuat peran DPRD sebagai aktor diplomasi daerah yang aktif, adaptif, dan progresif.
Sambut Delegasi Parlemen Victoria Australia
Satu di antara potensi membangun kerja sama, DPRD Provinsi DKI Jakarta menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Parlemen Negara Bagian Victoria, Australia, Senin (30/6/2025).
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Ketua DPRD lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta. Dihadiri jajaran pimpinan DPRD, pimpinan komisi-komisi, hingga perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta.
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama antarparlemen dalam berbagai bidang strategis.
Berita Terkait
-
DPRD DKI Persiapkan Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-498 Kota Jakarta
-
DPRD DKI Persiapkan Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-498 Kota Jakarta
-
DPRD DKI Jakarta Sambut HUT ke-498 Kota Jakarta
-
BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah Segera Merger, Jadi Pesaing BSI?
-
Taman Buka 24 Jam Jadi Tempat Mesum, PSI DKI: Sudah Risikonya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau