Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah melalui kegiatan Muharram Festival 2025 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) - Monumen Nasional (Monas) pada 5 Juli malam mendatang. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan bakal memberlakukan rekayasa lalu lintas.
Acara yang akan berlangsung mulai pukul 18.00 - 22.00 WIB ini mengusung kegiatan Pawai Obor dengan rute dari Pintu Barat Daya Silang Monas, melewati Bundaran Bank Indonesia, Jalan MH. Thamrin, dan berakhir di Bundaran Hotel Indonesia.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sejumlah ruas jalan yang bersinggungan langsung dengan rute pawai.
“Akan dilakukan rekayasa arus lalu lintas bersifat situasional dan bertahap pada beberapa ruas jalan,” kata Syafrin dalam keterangan tertulis, Rabu (2/7/2025).
Adapun ruas jalan yang akan terdampak rekayasa antara lain:
Jalan Medan Merdeka Selatan
Jalan MH Thamrin
Jalan Kebon Sirih
Jalan KH Wahid Hasyim
Baca Juga: Warga Serbu Monas untuk Rayakan HUT ke-79 Polri
Jalan Sunda
Simpang Imam Bonjol–Pamekasan–Agus Salim
Simpang Jenderal Sudirman–Teluk Betung
Rute Pengalihan Arus Lalu Lintas
1. Dari Timur (Gondangdia) ke Barat (Tanah Abang):
Lewat Jalan Taman Cut Mutia – Menteng Raya – MI Ridwan Rais – Medan Merdeka Timur – Medan Merdeka Utara – Abdul Muis – Fachrudin – Mas Mansyur – dan seterusnya.
2. Dari Barat (Tanah Abang) ke Timur (Stasiun Gambir):
Lewat Mas Mansyur – Cideng Barat – Cideng Timur – Jatibaru Raya – Abdul Muis – Majapahit – Juanda – Pos – Gedung Kesenian – Lapangan Banteng – Medan Merdeka Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung
-
Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!