Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengakui dirinya sampai tidak bisa tidur saat berjibaku mengatasi banjir yang mengepung Ibu Kota pada Minggu (6/7) malam. Ini menjadi tantangan berat pertama yang dihadapinya sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Saat ditemui di Kali Irigasi Bekasi Tengah, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (7/7), Pramono mengungkapkan bahwa Jakarta menghadapi tiga jenis banjir secara serentak.
“Yang pertama adalah banjir kiriman, yang kedua adalah banjir karena curah hujan yang ada di Jakarta, yang ketiga pas bersamaan rob permukaan air lautnya naik,” kata Pramono sebagaimana dilansir Antara.
Pramono menjelaskan bahwa penanganan banjir rob baru bisa dimulai setelah permukaan air laut turun sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itulah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan 600 pompa air yang dimiliki untuk menyedot genangan.
Namun, volume air yang luar biasa besar menyebabkan 10 pompa milik Pemprov DKI mengalami kerusakan hingga terbakar.
“Karena jam 22.30 WIB itu, sebenarnya belum bisa dipompa, tapi kalau tidak dipompa, mohon maaf, semalam itu beberapa daerah yang strategis pasti akan tergenang,” ujar Pramono.
Untuk melindungi kawasan vital seperti Bundaran HI dan Istana Negara, Pemprov DKI memutuskan untuk tetap menyalakan pompa air secara perlahan.
Pramono bersyukur, pada pukul 00.00 WIB, banjir sudah berhasil ditangani dengan baik sehingga aktivitas dan lalu lintas di pagi hari dapat kembali normal.
Selama penanganan banjir, Pramono juga terus berkoordinasi dengan seluruh wali kota di Jakarta untuk memantau situasi di lapangan.
Baca Juga: 109 RT di Jakarta Terendam Banjir, BMKG Prediksi Potensi Hujan Masih Akan Turun
“Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Dinas SDA dan juga para wali kota bekerja sangat baik bersama-sama menangani banjir semalam ini, memang itu baru pertama kali dan saya sampai sekarang belum tidur,” kata Pramono.
Berita Terkait
-
109 RT di Jakarta Terendam Banjir, BMKG Prediksi Potensi Hujan Masih Akan Turun
-
5 Mobil Tangguh Terjang Banjir Jakarta 2025: Siap Hadapi Genangan hingga 3 Meter!
-
Mengenal Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Jadi Penyebab Cuaca Ekstrem di Indonesia?
-
Tiga Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir, BPBD Minta Pengendara Waspada
-
Banjir Jakarta Masih Rendam 109 RT, Ini Daftar Lengkap Wilayah yang Masih Terdampak
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi