Suara.com - Ruang sidang Pengadilan Tipikor Semarang mendadak hening. Seorang saksi kunci dengan gamblang mengungkap adanya perintah untuk memusnahkan bukti vital dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Wali Kota Hevearita G. Rahayu (Mbak Ita). Buku catatan aliran dana haram itu, diperintahkan untuk dibakar hingga menjadi abu.
Pengakuan mengejutkan ini datang dari Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Bapenda Kota Semarang, Sarifah, yang dihadirkan sebagai saksi pada Senin (7/7/2025). Sarifah, yang juga bendahara pengelola "iuran kebersamaan" pegawai, mengaku mendapat perintah langsung dari atasannya, Kepala Bapenda Indriyasari.
"Saya dipanggil kepala badan, disampaikan kalau ada perintah dari Bu Ita (Wali Kota Hevearita) agar semua catatan dihilangkan," kata Sarifah di hadapan majelis hakim, sebagaimana dilansir Antara.
Buku yang dibakar itu, menurut Sarifah, berisi catatan rinci seluruh penerimaan dan pengeluaran dana iuran pegawai Bapenda sepanjang tahun 2023. Yang paling krusial, di dalam buku tersebut tercatat jelas alokasi uang untuk mantan Wali Kota Hevearita G. Rahayu dan suaminya, Alwin Basri.
Lebih detail lagi, Sarifah mengaku dirinya yang menyiapkan uang setoran untuk Hevearita. Ia bahkan mengungkap sebuah detail yang mencengangkan.
"Ia menjelaskan uang Rp300 juta yang akan diberikan kepada Heverita selalu dibungkusnya dengan kertas kado,"
Saksi mengaku pernah sekali ikut menyerahkan langsung uang dalam bungkusan kado itu ke ruang kerja Hevearita bersama Kepala Bapenda Indriyasari.
"Bu Iin (Indriyasari) menyampaikan ini sesuai permintaan, kemudian bu wali kota menyampaikan terima kasih," katanya menirukan percakapan saat itu.
Sementara untuk jatah suami wali kota, Alwin Basri, uang diserahkan melalui pejabat Bapenda lainnya. Ironisnya, Sarifah mengakui bahwa para pegawai Bapenda yang uangnya dipotong tidak pernah tahu jika dana "kebersamaan" mereka mengalir ke kantong pimpinan tertinggi.
Baca Juga: Hasto Jalani Sidang Duluan Dibanding Mbak Ita, KPK: Bukan First Come, First Go
"Tentang pemberian itu tidak disampaikan ke pegawai Bapenda, karena untuk menjaga nama baik Bu Ita (Wali Kota Hevearita G. Rahayu)," tambahnya.
Keterangan ini diperkuat oleh saksi lain, Kabid Penagihan Pajak Bapenda Semarang Bambang Prihartono.
"Arahan Bu Iin agar tidak sampai ke mana-mana, cukup disampaikan ke para kabid," katanya.
Dalam persidangan sebelumnya, Kepala Bapenda Indriyasari sendiri telah mengakui bahwa Wali Kota Hevearita G. Rahayu menerima setoran total Rp1,2 miliar dan suaminya, Alwin Basri, sebesar Rp1 miliar dari dana iuran pegawai tersebut.
Berita Terkait
-
Kata Pertama Alfeandra Dewangga Usai Gabung ke Persib Bandung
-
Jalur SPMB Kota Semarang dan Syarat Terbaru Sesuai Update Jadwal
-
Rendang Kiriman Ibu: Sepiring Rindu di Tanah Perantauan
-
Kiper Jagoan Shin Tae-yong Ungkap Alasan Gabung Arema FC
-
Klubnya Degradasi, PSIS Semarang Justru Kirim Pemain ke Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal