Menelusuri kerajaan bisnis Riza Chalid ibarat masuk ke dalam labirin tanpa ujung. Ia dikenal sebagai "The Gasoline Godfather" karena cengkeramannya yang kuat di sektor perdagangan minyak dan gas selama puluhan tahun.
Bisnisnya tidak terdaftar atas namanya dalam struktur perusahaan yang sederhana, melainkan melalui jaringan kompleks perusahaan cangkang (shell companies), proksi, dan entitas yang tersebar di berbagai surga pajak (tax havens).
Namanya sempat muncul dalam dokumen Panama Papers dan Pandora Papers, dua bocoran data keuangan terbesar dalam sejarah yang mengungkap bagaimana para elite dunia menyembunyikan kekayaan mereka.
Ini menjadi bukti kuat bahwa gurita bisnisnya beroperasi secara global dan dirancang untuk sulit dilacak.
Beberapa area bisnis yang kerap dikaitkan dengannya antara lain:
Perdagangan Minyak dan Gas: Ini adalah inti dari kerajaannya. Ia disebut-sebut memiliki koneksi kuat dengan Petral, anak usaha Pertamina yang telah dibubarkan dan kerap dianggap sebagai sarang korupsi.
Penerbangan: Ia pernah dikaitkan dengan kepemilikan sejumlah maskapai penerbangan.
Investasi Lainnya: Melalui jaringan offshore-nya, investasinya diduga merambah ke berbagai sektor lain yang sulit diidentifikasi secara publik.
Berapa Jumlah Harta Kekayaan Riza Chalid?
Baca Juga: Toto Nugroho, Dirut Perusahaan Baterai Nasional Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pertamina
Tidak ada angka pasti mengenai total kekayaan Riza Chalid. Sebagai seorang pebisnis yang tidak menjabat di pemerintahan, ia tidak memiliki kewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya.
Namun, dengan melihat skala operasinya dan besaran kerugian negara dalam kasus-kasus yang menyeret namanya, para analis memperkirakan kekayaannya mencapai angka triliunan rupiah.
Bisnis yang dijalani Riza Chalid diperkirakan telah menghasilkan sekitar US$30 miliar per tahun. Sementara kekayaannya ditaksir telah mencapai US$415 juta. Bahkan angka tersebut menjadikannya sebagai orang terkaya ke-88 dalam daftar Globe Asia pada tahun 2015.
Kekayaan ini, yang sebagian besar diduga disimpan di luar negeri melalui entitas rahasia, menjadikannya salah satu orang terkaya sekaligus paling misterius di Indonesia.
Penetapan status tersangka oleh Kejagung kini menjadi pertaruhan besar. Ini adalah upaya negara untuk menembus benteng tebal yang selama ini melindungi Riza Chalid, seorang "Mister Untouchable" yang kini harus berhadapan dengan hukum secara langsung.
Berita Terkait
-
Toto Nugroho, Dirut Perusahaan Baterai Nasional Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pertamina
-
Rugikan Negara Rp285 Triliun, Ini Peran Muhammad Riza Chalid di Kasus Korupsi Pertamina
-
Riza Chalid, 'Bos Minyak' Indonesia Jadi Tersangka Korupsi: Kejagung Gercep Lakukan Pengejaran
-
Profil Muhammad Riza Chalid: Keluarga, Bisnis dan Permainan Politik si Raja Minyak
-
Masih Lolos Saja, Muhammad Riza Chalid Kabur ke Singapura Usai Dikeker Kejagung
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland