Suara.com - Pada akhir Juli ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggelar acara penutupan kongres.
Adapun kongres ini dijadwalkan akan mengundang Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming.
"Iya, tanggal 20 Juli kita undang Bapak Presiden untuk hadir di acara penutupan Kongres PSI," kata Sekretaris SC Kongres PSI, Benidiktus 'Beny' Papa, kepada wartawan, Jumat (11/7/2025).
Menurut Benny, Prabowo akan memberikan arahan kepada para kader PSI dan menutup kegiatan tersebut.
"Iya kita undang untuk memberikan arahan dan semangat kepada seluruh kader PSI, sekaligus menutup Kongres PSI," ujarnya.
Tak hanya Presiden Prabowo, namun rencananya wakil presiden Gibran Rakabuming juga turut diundang dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, para ketua umum parpol juga akan diundang.
"Iya kita juga undang (Gibran dan ketum parpol)," tuturnya.
Digelar di Gedung Milik Keluarga Jokowi
Baca Juga: Prabowo Ingin Bertemu dengan Presiden AS Donald Trump, Negosiasi Langsung Tarif Impor
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bakal menggelar kongres selama dua hari di Kota Solo. Kongres yang rencananya digelar pada 19 dan 20 Juli 2025 direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPD PSI Solo, Tri Mardiyanto mengatakan ada dua lokasi yang dipilih untuk kongres yakni Graha Saba Buana dan Edutorium UMS. Diketahui, Graha Saba Buana merupakan sebuah gedung pertemuan di Solo milik keluarga Jokowi.
"Persiapan sudah jalan, mulai mengurus perizinan. Acaranya dua hari tanggal 19 Juli di Graha Saba Buana dan tanggal 20 Juli di Edutorium UMS," kata Tri ditemui di Gedung DPRD Solo, Rabu (12/7/2025).
Tri juga menjelaskan akan ada banyak kejutan di kongres PSI tersebut.
Adapun 3 nama yang ditetapkan caketum PSI adalah Ronald A Sinaga (Bro Ron), Kaesang Pangarep, dan Agus Mulyono Herlambang.
PSI menyatakan ketiganya memenuhi syarat maju sebagai caketum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional