Suara.com - Pengusutan kasus kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan, masih berlangsung. Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto meminta waktu seminggu untuk menuntaskan penyelidikan.
Hingga kini penyebab kematian Arya Daru masih gelap. Sejumlah asumsi mengemuka mulai dari dugaan bunuh diri sampai dugaan pembunuhan.
Di tengah penyelidikan yang sedang berjalan, muncul sejumlah fakta baru di malam tewasnya Arya Daru yang terekam kamera CCTV.
Fakta ini bisa menjadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap kasus kematian Arya. Apa saja fakta baru tersebut? Berikut ini rangkumannya.
1. Membuang Bungkusan Plastik
Diketahui Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025) pagi dalam kondisi wajah terbungkus lakban.
Ternyata di Senin (7/7/2025) malam sekitar pukul 23.23 WIB, Arya terekam masuk ke kamar kosnya mengenakan kemeja terbuka dan kaus dalam.
Lalu pukul 23.24 WIB, Arya keluar kamar membawa kantong kresek hitam. Dia berjalan santai ke luar pagar indekos. Belum diketahui apa isi dari kantong plastik hitam tersebut.
Selang satu menit, Arya kembali masuk ke area indekos dengan tangan kosong tanpa membawa bungkusan plastik hitam lagi. Ia langsung masuk ke kamar dan tidak lagi terlihat keluar kamar.
Baca Juga: Terekam CCTV, Polisi Ungkap Fakta di Balik Gerak-gerik Mencurigakan Penjaga Indekos Arya Daru
2. Gerak-gerik Mencurigakan Penjaga Indekos
Satu jam kemudian setelah Arya masuk ke kamar, tepatnya pada pukul 00.27 WIB, penjaga indekos dengan kondisi telanjang dada dan mengenakan sarung nampak bulak-balik di depan kamar Arya Daru sambil berbicara di telepon.
Kemudian sekitar pukul 05.20 WIB penjaga indekos itu kembali terlihat di depan kamar Arya Daru. Mengenakan kemeja dan celana pendek, dia berjalan hingga mengintip ke dalam kamar korban dari balik jendela.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan penjaga indekos itu bolak-balik mengecek kamar Arya Daru karena diminta istrinya.
"Jadi istri korban telepon penjaga kos, minta supaya mengecek kamar suaminya karena handphone suaminya mati atau nggak bisa dihubungi," jelas Ade Ary saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7/2025).
3. Jendela Dibuka Paksa
Berita Terkait
-
Terekam CCTV, Polisi Ungkap Fakta di Balik Gerak-gerik Mencurigakan Penjaga Indekos Arya Daru
-
Video CCTV Terbaru, Penjaga Kos Dua Kali Intip Kamar Arya Daru di Jam Berbeda
-
Rekaman CCTV Ungkap Fakta Baru Kematian Diplomat Kemlu: Penjaga Kos Sempat Mengintip Kamar Korban
-
Baskara Putra Komentari Kasus 2 ASN yang Tewas Mengenaskan, Begini Katanya
-
Misteri Lakban di Kasus Diplomat Kemlu Simbol Pembungkaman? Eks Kabareskrim Bilang Begini
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua