Namun di sisi lain, lahir gelombang empati yang jauh lebih besar, yang memilih untuk melihat lebih dalam dari sekadar lilitan tali tersebut.
Bagi banyak orang, terutama sesama orang tua, aksi itu adalah manifestasi dari effort (usaha) dan cinta tanpa batas.
Salah seorang warganet menyuarakan perasaan ini dengan begitu menyentuh.
“Sebenarnya itu effort seorang ibu yang pengen sekali anaknya cerdas dan sukses ke depannya. Aku seorang ibu, sedih lihat ekspresi wajah ibunya yang sangat ketakutan," tulis salah satu netizen.
Komentar ini juga menyoroti aspek etika dari viralnya video tersebut. Banyak yang menyayangkan keputusan guru untuk merekam dan menyebarkannya, yang dianggap sebagai bentuk perundungan digital.
“Harusnya diberitahu secara baik-baik, bukan divideokan,” imbuh akun tersebut, mewakili suara ribuan orang yang merasa sang ibu telah dipermalukan di depan umum.
Perdebatan tidak berhenti pada soal etika dan empati. Netizen lain membawa diskusi ke ranah yang lebih luas, mengaitkannya dengan kesenjangan sosial dan ekonomi dalam dunia pendidikan.
“Nggak semua orang bisa sekolahin anaknya di swasta. Ada juga yang pilih sekolah negeri biar dana disiapkan buat jenjang berikutnya. Semua orang beda kondisi,” tulis lainnya.
Komentar ini membuka mata bahwa bagi sebagian orang tua dengan sumber daya terbatas, memastikan anaknya duduk di depan di mana ia bisa lebih fokus dan diperhatikan guru.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Perempuan: Desain Gemas dan Tahan Air, Mulai Rp100 Ribuan
Sementara itu, dari perspektif pendidik, fenomena ini bukanlah hal baru. Banyak guru yang mengaku sering menghadapi totalitas orang tua yang kadang melampaui batas aturan di setiap awal tahun ajaran.
Pada akhirnya, kisah tali rafia ini menjadi pengingat yang kuat. Ia bukan lagi tentang perebutan bangku, melainkan tentang jurang antara niat baik dan cara penyampaian antara kecemasan orang tua dan sistem pendidikan yang ada.
Tali rafia dijadikan potret harapan besar seorang ibu yang dengan caranya sendiri, berjuang sekuat tenaga untuk memastikan masa depan anaknya lebih cerah dari seutas tali rafia yang mengikat tasnya.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Perempuan: Desain Gemas dan Tahan Air, Mulai Rp100 Ribuan
-
7 Sepatu New Balance Terbaik untuk Anak Sekolah: Nyaman, Stylish, dan Awet!
-
5 Rekomendasi Sepatu Kanky untuk Anak Sekolah: Ringan, Empuk, Harga Bersahabat
-
10 Rekomendasi Motor Bekas Murah dan Irit untuk Anak Sekolah, Cocok untuk Tahun Ajaran Baru
-
7 Sepatu Full Black Keren Buat Anak Sekolah: Harga Tak Kuras Uang Jajan
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih
-
Curhat di Depan Pemuda Lintas Iman, Cak Imin: Maklum, Saya Kalah Terus
-
Kemendagri Raih Predikat Istimewa Indeks Reformasi Hukum Kementerian/Lembaga dan Pemda 2025
-
Kecam Pemerkosaan di Taksi Online, Anggota DPR Desak Polisi Terapkan UU TPKS
-
Tewas Menabrak Pohon, Gary Iskak Diduga Tak Pakai Helm Saat Kecelakaan Tunggal
-
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng
-
Polisi Pastikan Gery Iskak Tewas Akibat Kecelakaan Tunggal saat Mengendarai RX King
-
Kisah Heroik Wali Kota Sibolga Ahmad Syukri: Nekat Jalan Kaki 4 Hari di Tengah Longsor
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut