Suara.com - Sempat viral karena pesonanya dan bahkan dijodoh-jodohkan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, kini Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, kembali menjadi sorotan tajam.
Namun kali ini, bukan karena citra publiknya, melainkan karena dugaan praktik nepotisme yang menggegerkan dan menyisakan pertanyaan besar tentang alokasi anggaran di provinsi yang ia pimpin.
Informasi yang bocor dan viral di media sosial menunjukkan pola mencurigakan, di mana proyek-proyek bernilai fantastis diduga jatuh ke tangan orang-orang terdekatnya melalui sistem e-catalog.
Proyek Ratusan Miliar Diduga Jatuh ke Tangan Keluarga
Kabar ini meledak setelah sebuah akun TikTok, @Faktaviral01, mengunggah rincian dugaan aliran proyek di lingkungan Pemprov Maluku Utara.
Akun tersebut secara gamblang menyebut nama-nama yang diduga sebagai penerima manfaat utama, di antaranya Jhony Laos, Tony Laos, Fendi, dan Saldi.
Sejumlah proyek strategis dengan total nilai menembus angka Rp100 miliar lebih diduga mengalir ke lingkaran mereka, antara lain:
- Rehabilitasi rumah dinas gubernur di Sofifi: Rp8,9 miliar
- Jaringan irigasi Aha dan Goal: Rp19 miliar lebih
- Bendungan dan irigasi Wayamil: Rp7,2 miliar
- Jalan dan jembatan Kedi-Galea serta Tolabit-Togoreba Tua: Rp72 miliar lebih
Ironi di Tengah Bencana, Janji Diingkari?
Di saat anggaran fantastis diduga mengalir ke lingkaran dekat, janji Gubernur Sherly untuk menangani dampak bencana longsor di wilayahnya justru disebut menguap.
Baca Juga: Video Bareng Bocil Banyak Diburu, Siapa Sebenarnya Sosok Andini Permata?
Hal ini menjadi ironi yang menyakitkan bagi warga yang masih bergelut dengan kerusakan.
Menurut informasi yang beredar, wilayah-wilayah yang sebelumnya dijanjikan penanganan khusus kini malah dihapus dari daftar anggaran, tanpa penjelasan yang memadai.
Kondisi ini bertolak belakang dengan komitmen Sherly di awal masa jabatannya, di mana ia berjanji tidak akan menyeret keluarga dalam urusan proyek pemerintah. Kecurigaan publik semakin tajam karena jabatan strategis Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) kini dipegang oleh Hairil, sosok yang disebut memiliki kedekatan pribadi dengan gubernur.
Krisis Kepercayaan dan Absennya Pemimpin
Sorotan tidak hanya berhenti pada dugaan proyek. Publik juga menyoroti frekuensi kehadiran Gubernur Sherly yang kini disebut lebih sering berada di Jakarta daripada turun langsung ke wilayah-wilayah yang dipimpinnya.
Absennya pemimpin di tengah krisis kepercayaan ini membuat Maluku Utara seolah dibiarkan berjalan sendiri. Kini, publik menuntut transparansi dan jawaban. Di tengah citra glamor yang terbangun, roda pemerintahan di Maluku Utara dipertanyakan, menyisakan satu pertanyaan besar, untuk siapa sebenarnya provinsi ini dipimpin?
Tag
Berita Terkait
-
Video Bareng Bocil Banyak Diburu, Siapa Sebenarnya Sosok Andini Permata?
-
"Aura Farming" Gemparkan Dunia, Inilah Festival Perahu Dayung Lainnya yang Wajib Kamu Tahu!
-
Siswa Baru Lesehan Tak Dapat Meja Buntut Kebijakan Rombel, KDM: Biar Saya yang Belikan
-
Kang Dedi Mulyadi Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk pasang 800 AC di Berbagai Sekolah
-
Benarkah Andini Permata Gadis Asal Malang? Sosok Dibalik Link Video Viral Masih Misterius!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO
-
Blak-blakan Menkeu Purbaya Akui Utang Negara Bertambah
-
Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris