Suara.com - Polemik dualisme kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau akhirnya mendapat tanggapan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Wakil Ketua Umum DPP PPP Rusli Effendi meminta agar seluruh kader patuh kepada perintah dan instruksi partai dan tidak memperpanjang kisruh yang terjadi di internal PPP Riau.
Rusli Effendi mengatakan SK kepengurusan yang dikeluarkan DPP berdasarkan hasil Musyawarah wilayah (Muswil) Luar Biasa merupakan SK yang sah.
Kepengurusan PPP Riau yang sah dipimpin oleh Ikbal Sayuti. Untuk itu, semua kader diminta untuk menerima keputusan tersebut dengan legowo dan dewasa.
"SK sudah diterbitkan DPP, Ketua DPW yang sah adalah Ikbal Sayuti. Afrizal Hidayat dan Agus memang pernah jadi Plt, tapi SK-nya sudah dicabut," kata Rusli belum lama ini.
Rusli juga menyampaikan jika SK yang diteriam kubu Afrisal sudah tidak berlaku lagi, hingga saat ini digantikan dengan kepengurusan yang baru.
Menanggapi kegaduhan yang dipicu oleh beredarnya surat dari Mahkamah Partai, Rusli menegaskan bahwa surat tersebut hanyalah pendapat hukum atau legal opinion yang bersifat internal dan tidak memiliki kekuatan sebagai keputusan resmi.
"Itu hanya surat internal. Mahkamah memberi pendapat hukum atau kerennya legal opinion kepada Majelis-majelis. Bukan keputusan," jelasnya.
Menurut Rusli surat tersebut juga ditujukan kepada Majelis, yang tidak ada kaitan langsung dengan Pengurus Harian (PH).
Baca Juga: Disebut Memecah Belah, Mahkamah PPP Batalkan Muswilub di Empat Wilayah
"Sampai hari ini kami di DPP pun termasuk Plt ketum belum menerima surat tersebut," sebutnya.
Ia juga menanggapi sikap Arwani Thomafi yang sebelumnya disebut-sebut mewakili DPP.
Menurut Rusli, sikap Arwani bukan sebagai Sekretaris Jenderal secara kelembagaan.
Awal kisruh
Menurutnya, kisruh DPW PPP Riau sudah berlangsung lama. Berawal dari mosi tidak percaya terhadap Ketua DPW sebelumnya, Syamsurizal, lalu di-Plt hingga akhirnya DPP memutuskan mengangkat Plt dan kemudian menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) sebagai solusi terakhir.
"Kalau bicara soal kronologis muswilubini akan panjang. Mulai dari mosi tidak percaya ke Syamsurizal, lalu kita Plt-kan. Tapi tak selesai juga. Maka DPP ambil keputusan untuk Muswilub. Dan hasilnya adalah pengurus baru yang sah," terangnya.
Berita Terkait
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Sentil Wilayah Lain, Ketua PPP Sulsel: Yang Minta Muktamar Cepat Harus Konsisten Segera Muswil!
-
Menakar Masa Depan PPP Pasca Dualisme
-
Instruksi Presiden, Kemenpora Bergerak: Dualisme Organisasi Olahraga Mulai Dibenahi
-
Konsolidasi PPP: Mardiono dan Din Syamsuddin Bahas Kebangkitan Politik Islam untuk Persiapan 2029
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
-
Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya
-
KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa
-
Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat
-
Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa