Suara.com - Pakar Telematika, Roy Suryo kekinian menyeret nama politisi PSI, Dian Sandi Utama terkait drama ijazah Jokowi. Nama Dian Sandi diungkit oleh Roy Suryo saat berdebat dengan Ade Armando yang notabene-nya juga merupakan politisi PSI.
Dalam program yang tayang di channel Youtube Nusantara TV pada Rabu (16/7/2025), Ade Armando langsung bertanya soal bukti yang dipegang oleh Roy Suryo setelah menuding ijazah Jokowi palsu. Pasalnya, dia menganggap Roy Suryo cuma koar-koar menyebut Jokowi bukan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) tanpa memiliki bukti kuat.
"Nah, Anda tetap berkeras bukan dia (Jokowi) bukan lulusan UGM gitu ya. Nah, tapi selama ini saya barangkali saya yang salah ya, saya tidak melihat Anda menunjukkan sesuatu he yang menggambarkan bahwa dia bukan lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985. Nah, bukti Anda tuh apa sih sebenarnya?" cecar Ade kepada Roy Suryo.
Menanggapi itu, Roy Suryo pun mengeklaim telah memiliki ijazah asli dari lima alumni UGM. Namun, Roy Suryo menyebut jika bukti berupa ijazah asli para alumni UGM tahun 1985 itu baru akan dibuka di pengadilan.
"Kalau hanya digital sekarang kami pegang bukti analognya. Sekarang kami sudah pegang lima ijazah real tahun 85," ungkapnya.
Di tengah perdebatannya dengan Ade Armando, Roy Suryo lalu mengungkit soal klaim Dian Sandi yang menyebut jika ijazah Jokowi adalah asli. Bahkan, Roy menyebut klaim ijazah asli itu disampaikan oleh Dian Sandi langsung di depan Jokowi.
"Karena yang diupload oleh Dian Sandi yang Dian Sandi mengatakan itu (ijazah Jokowi) asli pada tanggal 1 April itu, ditunjukkan ke Jokowi di Solo. Jokowi bilang, "Oh, iya ini memang asli," beber Roy Suryo.
Menurutnya, klaim Dian Sandi yang menyebut ijazah Jokowi asli itu bisa berujung kepada proses hukum. Roy Suryo pun mewanti-wanti Ade Armando soal pernyataan teman satu partainya itu karena dianggap bisa berisiko ancaman pidana.
"Dia (Dian Sandi) bisa kena (pidana) lho bang," ujar Roy Suryo ke Ade Armando.
Baca Juga: Bisa Kena Pidana Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Roy Suryo Ketawa Ngakak Digertak Silfester Matutina
Menanggapi itu, Ade Armando pun mengaku tidak mengenal Dian Sandi walau sama-sama politisi PSI. Bahkan, Ade Armando menyebut tidak akan ikut campur dengan klaim Dian Sandi yang kini ikut terseret drama ijazah Jokowi.
"Saya enggak bela Dian. Kalau Dian salah, ya salah aja ya," ujar Ade Armando.
Di sisi lan, Ade Armando masih penasaran dengan klaim Roy Suryo usai meyakini 99,9 persen ijazah Jokowi palsu. Dia mempertanyakan maksud Roy Suryo yang memang diketahui gembar-gembor menyoal ijazah Jokowi.
"Tapi maksud saya adalah Anda kalau itu asli, jadi yang ijazah yang Anda bilang palsu, yang mana? cecar Ade Armando.
Terkait itu, Roy Suryo pun mengungkit soal unggahan Dian Sandi di akun X pribadinya dengan klaim jika ijazah Jokowi asli. Menurutnya, ijazah Jokowi yang diklaim oleh Dian Sandi asli bisa berpeluang ke arah pidana.
"Saya dari awal mengatakan ijazah yang di-upload oleh Dian Sandi di X pada tanggal 1 April, yang dia mengatakan, 'buat kalian supaya tenang liburannya nih saya upload ijazah asli.' Itu kata-kata itu punya konsekuensi hukum loh ya," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bisa Kena Pidana Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Roy Suryo Ketawa Ngakak Digertak Silfester Matutina
-
Lisa Mariana Disindir 'Bangga' usai Akui Perankan Video Syur, Ridwan Kamil Ikutan Terseret
-
Jadi 'Jebakan Batman' Prabowo? Rocky Gerung Yakin Gibran Betah Ngantor di Papua: Asal Ada Tamiya
-
Bela Roy Suryo Cs? Kamaruddin Simanjuntak Tantang Jokowi Pamerkan Ijazah Asli: Mengapa?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bupati Mimika Johannes Rettop Raih KWP Award 2026, Kepala Daerah Paling Inovatif
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas