Suara.com - Setiap tahun, dunia desain interior rumah berputar dan berevolusi. Namun, perubahan yang kita saksikan menuju tahun 2025 terasa lebih fundamental.
Ini bukan lagi sekadar pergeseran warna atau bentuk, melainkan sebuah respons mendalam terhadap cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan lingkungan.
Rumah bukan lagi hanya tempat berlindung, melainkan sebuah ekosistem personal yang menuntut kenyamanan, fleksibilitas, dan tanggung jawab.
Bagi generasi yang peduli akan isu lingkungan, kesehatan mental, dan efisiensi, tren dekorasi 2025 adalah cerminan dari nilai-nilai tersebut.
Lupakan dekorasi kaku yang hanya indah di foto. Sambutlah era hunian yang lebih hidup, cerdas, dan berjiwa.
Berikut adalah 10 tren dekorasi rumah yang wajib Anda ketahui untuk tahun 2025.
1. Sustainability Naik Kelas: Mewah yang Bertanggung Jawab
Konsep sustainable design tidak lagi menjadi alternatif, melainkan standar kemewahan baru. Konsumen kini lebih cerdas dan mencari produk yang tidak hanya indah tetapi juga etis.
Material: Kayu reklamasi, bambu, gabus, dan material daur ulang seperti plastik olahan akan menjadi primadona.
Baca Juga: Rumah Minimalis Budget Rp50 Juta: Investasi Cerdas atau Pemborosan?
Fokus: Mencari produk dengan jejak karbon rendah, cat dengan Volatile Organic Compounds (VOC) yang minim, dan mendukung brand yang transparan mengenai rantai pasok mereka.
2. Era Furnitur Bunglon: Fleksibilitas Modular
Di tengah harga properti yang meningkat dan ukuran hunian yang kian efisien, furnitur modular menjadi jawaban.
Ini adalah seni adaptasi dalam bentuk perabotan.
Contoh: Sofa yang bisa diubah konfigurasinya, rak buku yang dapat ditambah atau dikurangi modulnya, atau meja yang bisa beralih fungsi dari meja kerja menjadi meja makan. Furnitur ini "tumbuh" dan beradaptasi sesuai kebutuhan penghuninya.
3. Biofilia 2.0: Membawa Alam Masuk (Secara Cerdas)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm