Suara.com - Brigtar Muh. Malik Aditya K, perwira remaja peraih Adhi Makayasa menceritakan kisah perjalanan dirinya hingga bisa berada di Istana Merdeka, Jakarta, menerima tanda kepangkatan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Kepala negara menyematkan langsung tanda pangkat kepada Malik dan tujuh perwira muda lain yang juga meraih Adhi Makayasa dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa), pelantikan 2.000 perwira remaja.
Malik bercerita, awal perjalanan karier sebelum menjadi perwira remaja dari Akedemi Kepolisian.
Ia berjuar pada mulanya ia justru ingin mengeyam pendidikan di Akedemi Militer (Akmil). Tetapi takdir berkata lain.
"Baik yang pertama tentunya saya lulus di tahun 2020. Kemudian pada tahun 2020 saya mendaftar di Akademi Militer hingga sampai tes pusat, namun di situ karena bukan rezeki saya, saya gagal," kata Malik di halaman Istana Merdeka usai pelantikan, Rabu (23/7/2025).
Meski gagal, Malik tidak menyerah. Ia justru beralih, dari yang sebelumnya ingin menjadi tentara, pada 2021 ia memantapkan diri mendaftar menjadi taruna di Akpol.
Keinginan Malik menjadi polisi, bukan karena semata ia gagal lolos tes di Akmil, melainkan karena ingin mengikuti jejak sang kakek.
"Dan kemudian di tahun selanjutnya saya mendaftar di Akademi Kepolisian mengikuti jejak kakek saya sebagai seorang polisi," kata Malik.
Serupa kisah taruna lain, Malik juga mengalami suka dan duka selama empat tahun di Akpol.
Baca Juga: Sinyal Kuat dari Solo: Kode Kakak-Adik dari Prabowo 'Kunci' Posisi PDIP di Luar Pemerintahan?
"Namun semua tersebut dapat lewat karena saya memiliki support dan dukungan yang luar biasa baik itu dari pimpinan-pimpinan di Akademi Kepolisian itu sendiri, pengasuh kedua orang tua saya dan keluarga saya dan tentunya rekan-rekan saya seangkatan maupun senior dan junior," tutur Malik.
Malik berkesempatan langsung masuk ke dalam Istana Merdeka, Jakarta. Pada momen tersebut, Malik mendapat pesan langsung dari Prabowo.
"Kalau untuk pesan dari bapak presiden sendiri bahwa jadilah perwira yang dapat menjadi contoh dan teladan bagi anggotanya," kata Malik.
Berita Terkait
-
Sehari Usai Diresmikan Presiden Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih di Tuban Ini Tutup
-
Dapat Instruksi Langsung dari Prabowo, Kapolri Kerahkan Tim Buru Mafia Beras Oplosan
-
Sinyal Kuat dari Solo: Kode Kakak-Adik dari Prabowo 'Kunci' Posisi PDIP di Luar Pemerintahan?
-
Prabowo Blak-blakan soal Jadi Ketum Partai: Banyak Utang, Sering Dimaki-maki
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?