Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan bahwa seluruh kelurahan di ibu kota secara administratif telah siap untuk menjalankan program Koperasi Merah Putih.
Namun, ia mengatakan bahwa operasional penuh koperasi tersebut baru akan dimulai serentak pada Oktober 2025.
Pernyataan tersebut ditegaskan Pramono saat ditemui di Jakarta Utara, Kamis (24/7/2025).
Ia mengungkapkan bahwa seluruh 267 koperasi yang tersebar di setiap kelurahan Jakarta telah sah secara hukum.
"267 kooperasi di Jakarta sudah terbentuk dan kebetulan saya yang mendandatangani. Mereka sudah berbadan hukum dan mereka sudah siap untuk beroperasi," ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono mengakui bahwa saat ini operasional di lapangan belum berjalan sepenuhnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara sadar mengikuti arahan dan tenggat waktu yang ditetapkan pemerintah pusat untuk memastikan persiapan berjalan maksimal.
"Memang batas waktu untuk beroperasi itu sesuai dengan arahan pemerintah pusat dimulai bulan Oktober. Sekarang ini kan sedang persiapan dan sebagainya. Jadi kalau kemudian kemarin ada yang mengatakan belum siap dan sebagainya, memang waktunya seperti itu," jelas Pramono.
Pramono menegaskan komitmen penuh Jakarta untuk menyukseskan program nasional ini.
Baca Juga: Menko Zulhas Ungkap Alasan Kopdes Merah Putih Tutup Sehari Setelah Diresmikan Prabowo
Ia bahkan optimistis bahwa implementasi Koperasi Merah Putih di Ibu Kota dapat menjadi percontohan dan menetapkan standar bagi daerah lain di Indonesia.
"Saya dengan Pak Wagub melihat, Jakarta mudah-mudahan akan menjadi role model, contoh bagi daerah-daerah lain untuk Koperasi Merah Putih," katanya.
Peluncuran Nasional
Komitmen Jakarta ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran resmi 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto.
Seremoni peluncuran skala nasional tersebut digelar di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7/2025).
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Senin, 21 Juli 2025, saya Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan 80.000 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih,” ujar Prabowo saat peresmian.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengaku terkesan dengan kecepatan realisasi program yang bahkan melampaui ekspektasinya sendiri.
“Tapi saya jujur, dalam hati saya, ya sudah lah, kira-kira Oktober, November nanti terbentuk, ya kan? Tahu-tahu laporan, ‘Pak Kita Juli siap diresmikan’. Hah? Berapa? ‘80.000 semuanya’. Yang benar? Terima kasih,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian