Namun, pasar juga menunjukkan adanya unit dengan harga lebih tinggi. Sebuah Land Cruiser tahun 2005 di Tangerang, misalnya, dipatok dengan harga fantastis Rp 750.000.000, meskipun kilometernya lebih tinggi (175.000-180.000 km).
Harga tinggi ini bisa jadi dipengaruhi oleh kondisi super istimewa, atau modifikasi yang sudah terpasang. Penting juga untuk membedakannya dengan generasi yang lebih baru.
Sebuah Land Cruiser tahun 2008 (seri 200) di Pondok Aren dijual seharga Rp 795.000.000. Harga ini wajar lebih tinggi karena merupakan model yang berbeda dan lebih modern.
Analisis di Balik Tawaran Rp628 Juta
Melihat perbandingan di atas, harga limit Rp628 juta untuk Land Cruiser bekas Ratu Atut jelas berada di atas rata-rata harga pasar untuk model dan tahun yang sebanding.
Ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan fenomena ini. Pertama, nilai historis dan kolektibilitas. Label "bekas Ratu Atut" bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan kolektor atau penggemar yang tidak hanya membeli mobil, tetapi juga sepenggal cerita di baliknya.
Kedua, proses valuasi resmi pemerintah. Lelang aset negara biasanya melalui proses penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang memiliki metode standar. Hasil penilaian ini mungkin tidak selalu sejalan dengan fluktuasi harga pasar yang dinamis.
Ketiga, kondisi dan riwayat perawatan. Sebagai kendaraan dinas VVIP, ada kemungkinan mobil ini memiliki catatan servis yang lengkap dan mendapatkan perawatan terbaik, sebuah nilai tambah yang sulit ditemukan pada mobil bekas di pasar umum.
Baca Juga: 3 Fakta Penting Rafael Struick Resmi Berguru di Banten Bareng Dewa United
Berita Terkait
-
3 Fakta Penting Rafael Struick Resmi Berguru di Banten Bareng Dewa United
-
Rafael Struick Usai Curhat dengan Guru Patrick Kluivert dari Banten: Jujur Saya Belum...
-
Akui Kalah di Banten dan Jabar, Kaesang Targetkan Jateng Demi Menang Pemilu Raya PSI
-
Kasus Pencemaran Nama Baik Tokoh NU Banten, Polisi Tetapkan Dua Tersangka
-
Guru Patrick Kluivert dari Banten Singgung Aturan 11 Pemain Asing di Super League
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499
-
Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi
-
Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?
-
Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak
-
Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya
-
Tolak Tambahan Cukai, Koalisi Sipil Gelar Demo 'Rokok Murah' di Depan Kemenkeu
-
Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?