Pilar Sound Horeg Jawa Timur
Dalam komunitas sound system di Jawa Timur, Riswanda berdiri sejajar dengan nama-nama besar seperti Mas Bre dari Brewog Audio (Blitar) dan Faskho Sengox (juga dari Blitar).
Mereka bertiga dianggap sebagai trio pilar dalam membentuk ekosistem sound horeg yang kini tak hanya meledak di Jawa Timur, tapi juga merambah nasional.
Kehadiran Mahardhika Pro Audio dalam setiap event baik parade desa, kontes sound battle, hingga acara komunitas selalu ditunggu.
Setiap kali unit Mahardhika turun, antusiasme publik tak pernah surut. Dentuman khasnya bahkan kerap disebut menggetarkan tanah tanpa merusak telinga, sebuah kombinasi yang tak mudah dicapai.
Di Balik Dentuman, Ada Ilmu dan Seni
Kisah Riswanda Mahardika membuktikan bahwa di balik dentuman bass yang viral dan sering dianggap sebagai sekadar 'berisik', tersembunyi riset, teknik, dan cita rasa seni yang tinggi.
Ia bukan sekadar operator, tapi seniman audio yang terus mencari formula terbaik.
Jadi, jika publik mengenal Edi Sound sebagai wajah populer dari fenomena ini, Riswanda Mahardika adalah otak teknis dan kreatif di balik layar, seorang profesor yang meracik suara dengan logika dan perasaan.
Berkat kontribusinya, sound horeg kini diakui bukan hanya sebagai tren anak muda yang suka volume keras, tapi juga sebagai ruang eksperimen teknologi audio lokal yang punya kualitas internasional.
Baca Juga: Tak Semua Kabupaten Punya, Ini Peta 'Segitiga Emas' Sound Horeg di Jatim, Daerahmu Termasuk?
Tag
Berita Terkait
-
Tak Semua Kabupaten Punya, Ini Peta 'Segitiga Emas' Sound Horeg di Jatim, Daerahmu Termasuk?
-
Akhirnya! Sound Horeg Boleh Nampil di Agustusan: Cuma Pakai L300, Joget Vulgar Auto Bubar
-
KNKT Ungkap Biang Kerok Truk Sound Horeg Kebal Aturan dan Sulit Diberantas
-
Suara Sound Horeg Disebut Capai 135 Desibel, Apa Bahayanya Terhadap Telinga?
-
Mengenal Faskho Sengox, 'Mbah Buyut' Sound Horeg yang Melegenda Jauh Sebelum Edi Sound Viral
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim