Suara.com - Sosok pria bernama Hafid yang sempat menghebohkan jagat maya karena mengaku sebagai mantan dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) dan memilih tinggal di kolong jembatan selama sembilan tahun, kini menghilang tanpa jejak.
Hafid dikenal publik setelah kisahnya diangkat dalam sebuah wawancara video Sinau Hurip.
Dalam pengakuannya, ia menyebut pernah menempuh pendidikan kedokteran di UI dan di Singapura.
Tragedi kehilangan istri, anak, dan ibunya membuat Hafid mengaku memilih "uzlah" atau menyepi dari hiruk-pikuk duniawi.
Ia menetap di kolong jembatan Katilangu, Demak, tak jauh dari kompleks makam Sunan Kalijaga.
Di tempat itulah ia mengaku menjalani kehidupan spiritual.
Namun, setelah tayangan tersebut viral, muncul berbagai keraguan atas keaslian cerita Hafid.
Seorang perempuan dari Sidoarjo, kepada Chanel Sinau Hurip mengaku pernah berhubungan dengan Hafid.
Perempuan tersebut mengaku terakhir berhubungan dengan Hafid pada 2023 lalu.
Baca Juga: Saldo Ditahan Akibat Kebijakan Baru PPATK, Viral Netizen Curhat Tak Bisa Bayar Operasi
Ia juga menyebut Hafid sering memberikan cerita berbeda-beda, termasuk soal riwayat pendidikan dan kematian keluarganya.
Hingga kini, belum ada bukti yang menguatkan bahwa Hafid pernah terdaftar sebagai mahasiswa kedokteran UI.
Bahkan setelah videonya viral, Hafid dilaporkan menghilang dari kolong jembatan sejak 20 Juli 2025.
Di gubuknya, kini terdapat tulisan "Libur beberapa bulan, lagi nyidam ketenangan jiwa, tidak butuh ketenaran, karna hidup perjalan dari Allah menuju Allah".
Warga sekitar yang sebelumnya mengenal Hafid sebagai sosok yang ramah dan pendiam pun kini dibuat bertanya-tanya.
Tak ada yang tahu ke mana perginya pria misterius tersebut, yang sempat mengundang simpati sekaligus kontroversi.
Berita Terkait
-
Saldo Ditahan Akibat Kebijakan Baru PPATK, Viral Netizen Curhat Tak Bisa Bayar Operasi
-
Ibu Ngamuk Banting Monitor di RS Gegara BPJS? Fakta di Balik Video Viral yang Bikin Heboh
-
Arhan Berjuang di Thailand, Zize di Jakarta Viral: Mampukah Cinta Jarak Jauh Bertahan?
-
Ketika Azizah Main Padel dengan Mantan, Komentar Netizen untuk Pratama Arhan Bikin Geleng-Geleng
-
Siapa Ayah Ryu Kintaro? Bocah Viral Gegara Konten Hidup Sebagai Perintis
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta