Suara.com - Puluhan mesin judi ditemukan tersimpan di dalam ruang kelas sekolah dasar negeri (SDN) yang telah lama tidak aktif di Desa Lau Demak, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Temuan ini menghebohkan publik usai videonya viral di media sosial.
Dalam video berdurasi singkat itu, tampak seorang pria merekam kondisi dalam ruangan kelas yang dipenuhi mesin judi jenis 303, seperti mesin tembak ikan dan jackpot.
"Heboh, sekolah tidak ada murid dijadikan tempat simpan mesin 303," demikian narasi yang disematkan akun pengunggah video.
Kapolsek Bahorok, AKP Tunggul Situmeang membenarkan temuan tersebut. Dia mengatakan bahwa temuan mesin judi itu berada di sekolah SD yang sudah tidak aktif dalam dua tahun terakhir.
"Kami temukan dua mesin judi tembak ikan dan delapan mesin jackpot. Semuanya dalam kondisi rusak dan telah diamankan,” ujarnya dikutip dari sejumlah sumber pemberitaan, Kamis (31/7/2025).
Tunggul mengatakan bahwa pemilik puluhan mesin judi di sekolah tersebut sedang diperiksa. Sementara proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap jaringan yang terlibat.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan komitmen polisi menangani kasus ini secara profesional.
“Kita berikan ruang, waktu, dan kesempatan kepada penyelidik dan penyidik untuk bekerja. Penanganan harus menjunjung prinsip profesionalisme, legalitas, dan transparansi,” kata David kepada wartawan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Gembira Ginting, menanggapi video viral tersebut dengan tegas. Ia menyebut konten yang beredar tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.
“Sekolah ini sudah tidak beroperasi sejak dua tahun lalu. Tidak ada aktivitas belajar mengajar di tahun 2025. Video itu seolah menyesatkan, seperti ada perjudian di sekolah aktif,” ucap Gembira.
Menurut Gembira, puluhan mesin judi itu hanya dititipkan oleh warga dan ditempatkan sementara di ruang sekolah kosong.
“Mesin itu memang sempat diletakkan di lingkungan sekolah oleh warga sejak sebulan lalu. Tapi semuanya kini sudah diamankan pihak berwajib,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bertemu Prabowo di Istana, PM Albanese: Kami Selalu Merasa Sangat Disambut di Sini
-
Jadi Tersangka Suap Bea Cukai, Direktur P2 DJBC Rizal Ternyata Punya Harta Rp19,7 Miliar
-
Di Sidoarjo, Gus Ipul Ajak Camat Hingga Kades Bersama Perbarui Data
-
Sudah Bocor! Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berdasarkan Hasil Hisab Kemenag
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY