Suara.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad meyakini bahwa Sugiono mampu menjalankan tugas rangkap sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra.
Dasco optimistis pembagian tugas antara urusan pemerintahan dan partai dapat berjalan dengan baik, didasarkan pada soliditas dan sistem manajemen partai yang sudah teruji.
"Saya rasa, Pak Sugiono itu tetap akan menjadi sekjen partai tetapi juga tetap menjadi menteri luar negeri," kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/8/2025).
Penunjukan Sugiono sebagai sekjen baru Partai Gerindra menggantikan Ahmad Muzani telah diumumkan sebelumnya.
Keputusan ini menjadikan Sugiono, yang juga menjabat menlu di Kabinet Merah Putih, memegang dua posisi strategis sekaligus.
Menurut Dasco, rangkap jabatan bukanlah sebuah masalah bagi kader Gerindra, terutama dengan sistem organisasi yang telah mapan.
Ia percaya, Sugiono dapat membagi waktu dan fokusnya secara efektif antara tugas negara di kancah internasional dan tugas memimpin administrasi internal partai.
"Dan saya pikir pembagian tugasnya, pemerintah dan di partai, itu bisa dijalankan dengan baik," tegasnya.
"Karena Gerindra itu adalah partai yang sudah lama dan manajemennya berjalan dengan baik," sambungnya.
Baca Juga: 18 Tahun Berkuasa, Ahmad Muzani Lengser! Sugiono Jadi Sekjen Gerindra
Langkah ini menyusul pergeseran posisi Ahmad Muzani, setelah tidak lagi menjabat sebagai sekretaris jenderal.
Muzani kini diamanahkan Prabowo Subianto menduduki jabatan bergengsi di partai, yakni sebagai Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra.
Keputusan ini ditandatangani melalui Surat Keputusan (SK) pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor.
Informasi tersebut diumumkan langsung oleh Ahmad Muzani melalui akun Instagram-nya, @ahmadmuzani2.
"Selanjutnya Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina mempercayakan saya untuk menduduki jabatan Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan," kata Muzani dalam keterangan unggahannya.
Muzani, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya selama 17 tahun mengabdi sebagai Sekjen.
"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina serta kepada seluruh kader Partai Gerindra atas kepercayaannya selama ini," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Muzani turut menyampaikan permohonan maaf.
"Saya menyampaikan permohonan maaf jika selama menjalani jabatan sebagai sekjen partai terdapat kesalahan, kekeliruan, dan kealpaan yang menyebabkan tidak berkenan kepada kawan-kawan seperjuangan," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak
-
Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer
-
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total
-
Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu
-
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi