Suara.com - Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 12 saksi untuk memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina.
Langkah ini dilakukan guna memperkuat bukti yang menjerat para tersangka, termasuk mengungkap peran buronan kelas kakap, Riza Chalid.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyebutkan bahwa dari 12 saksi yang diperiksa, salah satunya adalah AS, Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga.
"Saksi yang diperiksa yakni AS selaku Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga," kata Anang di Kejagung, Rabu (6/8/2025).
Selain AS, penyidik juga memeriksa sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pertamina dan perusahaan terkait. Mereka antara lain:
- TSHS, Manager Performance and Quality PT Pertamina Patra Niaga (September 2024–sekarang)
- IS, Manager Trading Analyst and Development PT Pertamina Patra Niaga (Agustus 2021–November 2024)
- MKA, Direktur SDM dan Penunjang PT Pertamina Patra Niaga (Maret 2022–sekarang)
- NAL, VP Controller PT Pertamina Patra Niaga (2024–sekarang)
- WB, Senior Account Manager II Government Sales PT Pertamina International Shipping
- Saksi lainnya yang turut diperiksa antara lain:
- WA, Manager Komersial PT Pertamina Hulu Rokan
- IM, Manager Oil Commercial International Medco E&P Indonesia
- ISK, Direktur PT Bumi Siak Pusako
- TR, Junior Account Officer Divisi RM di salah satu bank pemerintah (2014)
- IH, Pemimpin Cabang pendanaan salah satu bank pemerintah.
- SU, Manager Domestic Sourcing and Petrochemical Trading PT Pertamina Patra Niaga
Menurut Anang, pemeriksaan ini bertujuan memperkuat pembuktian sekaligus melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pengadilan.
Buronan Riza Chalid Jadi Tersangka Baru
Dalam perkembangan terbaru, Kejagung menetapkan Riza Chalid — pengendali (beneficial owner) PT Orbit Terminal Merak — sebagai tersangka baru dalam skandal mega korupsi ini.
Namun, pria yang dikenal sebagai 'saudagar minyak' tersebut belum berhasil diamankan lantaran sudah berada di luar negeri sebelum penetapan tersangka.
Baca Juga: Jejak Mafia Minyak Riza Chalid Terendus di Luar Negeri, Kejagung Tak Bisa Jemput Paksa: Mengapa?
Kejagung kini mengandalkan kerja sama internasional untuk melacak keberadaan Riza Chalid dan membawanya pulang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sitaan Mewah dari Tiga Lokasi
Meski belum menahan Riza Chalid, tim penyidik telah menyita lima unit mobil mewah miliknya dari tiga lokasi berbeda.
Selain itu, penyidik juga mengamankan sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing.
Kendati demikian, Kejagung belum membeberkan nilai pasti barang bukti tersebut karena masih dalam proses penghitungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi
-
Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!