Ilustrasi Pasar Barito di Jakarta Selatan. Rencana Pemprov Jakarta menggabungkan tiga taman utama di Jaksel masih terganjal adanya pedagang di Pasar Taman Barito yang enggan direlokasi ke tempat baru di Lenteng Agung. [Suara.com]
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi Jakarta, M. Fajar Sauri, menjelaskan bahwa integrasi ini bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang luas, aman, dan ramah bagi semua kalangan.
Taman seluas hampir enam hektare ini akan dilengkapi berbagai fasilitas modern, di antaranya:
- Jembatan penghubung (link bridge) yang akan menyambungkan Taman Langsat dan Taman Ayodya.
- Terowongan bawah tanah (underpass) untuk pejalan kaki yang akan menghubungkan Taman Langsat dengan Taman Leuser.
- Jogging track, taman bermain anak, ruang serbaguna, dan amphitheater untuk pertunjukan seni dan budaya.
"Semua ini didesain untuk memberikan pengalaman ruang publik yang nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi masyarakat," ujar Fajar.
Proyek yang didanai melalui skema Koefisien Lantai Bangunan (KLB) ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp50 miliar.
Pemerintah berharap penataan ini tidak hanya akan mempercantik kota, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang yang lebih baik bagi para pedagang dengan adanya Sentra Fauna Jakarta yang lebih representatif.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan