Suara.com - Isu lama tentang keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali mencuat di media sosial.
Kali ini, perdebatan muncul karena detail kecil namun dianggap janggal oleh sejumlah warganet: letak stempel legalisasi pada foto ijazah Jokowi.
Diskusi panas bermula dari unggahan akun X bernama @/kangmanto123 yang membagikan kolase dua ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Salah satu foto disebut sebagai ijazah milik Jokowi, sementara satu lainnya adalah ijazah pembanding.
Perhatian netizen tertuju pada perbedaan posisi cap legalisasi.
Pada foto ijazah pembanding, stempel universitas tercetak di bagian depan kerah baju.
Namun, pada foto yang diklaim sebagai milik Jokowi, cap justru terlihat di belakang kerah.
“375 ribu lulusan UGM, stempelnya di depan foto. Kecuali ijazah Jokowi,” tulis narasi yang menyertai unggahan viral itu.
Menariknya, @/kangmanto123 tak banyak memberikan komentar serius.
Baca Juga: Emak-emak Geruduk Kejari Jaksel, Ngamuk Desak Relawan Jokowi Diseret ke Penjara!
Ia hanya menanggapi temuan tersebut dengan santai, menyisipkan stiker emoji tertawa terbahak-bahak dalam unggahan pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Meski ringan, postingan itu segera memicu gelombang respons di kolom balasan.
Sejumlah pengguna X langsung ikut berkomentar, sebagian bernada satir.
"Yang lain palsu, yang asli cuma punya Jokowi," tulis salah satu pengguna.
"Memang beda sendiri," sahut warganet lain, menyoroti perbedaan yang dianggap mencolok tersebut.
Diskusi seputar dokumen akademik Jokowi memang bukan hal baru.
Polemik terkait keaslian ijazah Jokowi kerap muncul secara berkala di dunia maya dan memicu berbagai spekulasi liar.
Sebagai informasi, Presiden Jokowi yang kini berusia 63 tahun merupakan lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar insinyur pada tahun 1985.
Ia juga dikenal sebagai ayah dari Wakil Presiden saat ini, Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?