Suara.com - Sorakan keras menggema di sepanjang rute Kirab Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702 yang digelar di Jawa Tengah pada Kamis (7/8/2025).
Momen tak biasa ini terjadi saat Bupati Pati Sudewo menaiki kereta kencana bersama rombongan dalam acara Kirab Boyongan. Alih-alih disambut meriah, Sudewo justru disoraki ratusan warga yang menyesaki pinggiran jalan.
“Huuu…! Turunkan! Turunkan!” teriak warga dari berbagai penjuru.
Sorakan itu bukan hanya ditujukan kepada Sudewo, tetapi juga kepada Plt Sekda Pati, Riyoso, yang ikut dalam iring-iringan kirab.
Kendati begitu, Sudewo memilih merespons dengan tenang dan hanya melambaikan tangan sambil mengatakan, “Aman-aman.”
Kejadian ini sontak menjadi viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @infodemakraya.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak jelas warga menunjukkan kekecewaannya terhadap Sudewo.
Mereka menyuarakan protes terhadap kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk sektor pedesaan dan perkotaan yang melonjak hingga 250 persen.
"Gara-gara naikkan pajak 250 persen kedua pejabat ini tidak dihormati rakyatnya. Kejadian tak menyenangkan ini dialami Bupati Pati Sudewo dan Plt Sekda Pati Riyoso," tulis akun tersebut.
Menanggapi gejolak tersebut, Bupati Pati Sudewo menjelaskan bahwa kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen hanya berlaku pada sebagian kecil objek pajak.
Ia memastikan pemerintah daerah siap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat jika kebijakan ini membebani.
“Kalau dari sisi politik dan sosial ada tuntutan masyarakat, kami akan meninjau ulang. Kami membuka komunikasi, kami siap berkoordinasi dan menyesuaikan jika memang ada yang perlu diturunkan,” ujar Sudewo dalam wawancaranya dengan wartawan.
Polemik kenaikan PBB ini menjadi perhatian besar masyarakat Kabupaten Pati. Tak sedikit warga menilai kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat pasca pandemi dan dampak inflasi nasional. Mereka berharap pemerintah bisa mengambil langkah lebih bijak dengan mendengarkan suara rakyat.
Berita Terkait
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno